Pemilu Berdarah di Tanzania: 700 Orang Dikabarkan Tewas, Kemlu RI Pastikan WNI Aman

9 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAKerusuhan besar terjadi di Tanzania pasca Pemilu Presiden. Ratusan orang dikabarkan tewas imbas kerusuhan di negara Afrika Timur itu.

- Advertisement -

Terkait itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan belum ada laporan warga negara Indonesia atau WNI yang jadi korban kerusuhan besar itu. Dari keterangan melalui akun X, Kemlu bersama Kedutaan Besar RI (KBRI) Dar Es Salaam terus memonitor kondisi WNI di tengah prahara di Tanzania.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban WNI,tulis keterangan Kemlu RI yang dikutip pada Minggu, (2/11/2025).

- Advertisement -

Kemlu meminta agar WNI tetap waspada dengan menghindari kerumunan. WNI juga diimbau menaati semua ketentuan dari otoritas Tanzania.

Menurut data Kemlu, jumlah WNI yang berada di Tanzania per September 2025 terdapat ada 112 WNI.

Jumlah WNI yang berada di Tanzania tercatat sebanyak 112 orang di Dar Es Salam dan Zanzibar,” lanjut keterangan Kemlu.

Kemlu pun menulis hotline KBRI Dar Es Salam dengan nomor +255786098701.

Kerusuhan besar terjadi di Tanzania karena dipicu aksi protes terhadap hasil Pemilu Presiden. Mengutip dari Aljazeera, Minggu (2/11/2025), massa dari kubu oposisi turun ke jalan melakukan aksi demo besar-besaran.

Mereka tak terima karena capres jagoannya didiskualifikasi. Dari laporan media setempat, sudah 700 warga Tanzania tewas dalam tiga hari kerusuhan yang mencekam itu.

Pun, pada Sabtu waktu setempat, otoritas Tanzania menetapkan Presiden petahana, Samia Suluhu Hassan sebagai pemenang Pilpres. Politikus wanita itu meraih hingga 97,66 persen suara pemilih.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
9 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru