“Masyarakat kita itu tidak enak kalau harus mengatakan tidak suka. Jadi jawaban positif sering muncul bukan semata-mata karena puas, tetapi karena kultur menghormati pejabat,” ujarnya.
Ray menyebut masyarakat Indonesia sedang mengalami disorientasi dalam memaknai posisi dan peran pejabat. Menurutnya, perubahan pola pikir diperlukan agar penghormatan tidak lagi diberikan pada jabatan semata, melainkan pada integritas dan perilaku seseorang.
- Advertisement -

