Jakarta dan Daerah Sekitar Kompak Bangun Transportasi Terpadu, Ini Bocoran Rencananya

8 Shares

Dia pun menyebut pengembangan TOD seperti di Blok M, Dukuh Atas, dan Bundaran HI akan segera dimulai 2026.

“Prinsipnya, manajemen tetap dari Pemprov DKI, sementara pelaksanaannya di lapangan dilakukan oleh MRT. Kami ingin masyarakat segera merasakan manfaat nyata dari sistem transportasi yang terintegrasi,” tutur Pramono.

- Advertisement -

Adapun terkait rencana penyesuaian tarif TransJakarta, dia beri penjelasan. Menurut dia, berdasarkan masukan masyarakat, rentang tarif baru yang diusulkan berada di kisaran Rp5.000–Rp7.000.

Namun, ia menuturkan keputusan final akan ditetapkan setelah kajian kemampuan masyarakat rampung. Menurut Pramono, langkah itu tengah difinalisasi dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah dan kemampuan masyarakat.

- Advertisement -

Pramono bilang saat ini subsidi per tiket cukup besar. Sementara, Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat mengalami pemotongan.

“Karena itu, kami sedang menyiapkan penyesuaian tarif agar tetap rasional, tanpa membebani masyarakat kecil. Untuk 15 golongan masyarakat yang sudah mendapat subsidi, tetap akan kami lindungi dan gratiskan,” tuturnya.

 

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
8 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru