HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin seharusnya menghentikan perang di Ukraina, bukan malah menguji rudal nuklir baru. Pernyataan itu disampaikan Trump pada Senin (27/10), sehari setelah Rusia mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik.
“Saya rasa itu bukan hal yang pantas untuk dikatakan Putin. Yang seharusnya ia lakukan adalah mengakhiri perang yang seharusnya selesai dalam satu minggu, tapi sekarang sudah masuk tahun keempat,” ujar Trump dikutip Holopis.com.
Trump juga menyebut bahwa Amerika Serikat memiliki kemampuan militer yang tak kalah unggul. Ia mengungkapkan keberadaan kapal selam nuklir AS yang tengah beroperasi di lepas pantai Rusia.
“Mereka tahu kami punya kapal selam nuklir terbaik di dunia, tepat di dekat wilayah mereka. Jadi tidak perlu pergi sejauh 8.000 mil,” kata Donald Trump.
Pernyataan tersebut muncul setelah Putin mengumumkan bahwa Rusia telah menuntaskan uji terbang rudal Burevestnik sejauh 14.000 kilometer selama 15 jam. Rudal itu diklaim memiliki kemampuan menembus sistem pertahanan udara mana pun, sehingga memperkuat posisi strategis Rusia di tengah ketegangan global.
Namun, Trump menilai langkah tersebut justru memperpanjang ketegangan dan menunda upaya perdamaian. Ia menegaskan bahwa solusi diplomatik harus menjadi prioritas dibanding pamer kekuatan militer.
“Yang dibutuhkan dunia saat ini adalah perdamaian, bukan ancaman baru,” tambahnya.


