HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gen Z di China (Tiongkok) ramai-ramai gunakan teknik liburan ala militer demi hemat biaya. Teknik ini juga biasa dikenal sebagai special forces holiday alias liburan ala pasukan khusus yang mengutamakan konsep cepat, padat, hemat, tapi tetap seru.
Gaya liburan satu ini lagi viral banget di media sosial China, RedNote dan Douyin. Anak muda di China berbondong-bondong nunjukin tutorial menjelajahi banyak tempat dalam waktu super singkat dan biaya seirit mungkin.
Contohnya datang dari dua Gen Z, Oneone Han dan Pipi Tang, yang nekat keliling 14 destinasi di Hong Kong cuma dalam waktu 48 jam, dan hanya memakan biaya sekitar USD 360 atau Rp 5,9 juta.
“Kami puas banget bisa keliling banyak tempat dalam waktu singkat sambil tetap ngirit,” kata Han, dikutip Holopis.com dari ABC News.
Hal yang bikin lebih ekstrem lagi, mereka tidak menginap di hotel sama sekali. Han dan Tang hanya numpang mandi di bandara, lalu lanjut jalan-jalan dari jam 6 pagi.
“Daripada buang waktu buat tidur di hotel, mending kita lanjut aktivitas. Waktu terlalu berharga buat disia-siain,” tambah Tang.
Kisah mereka langsung viral dan jadi inspirasi banyak anak muda lain buat untuk coba gaya liburan serupa. Hingga kini di media sosial, banyak yang mulai sharing itinerary padat, travel hacks, sampai tips biar tetap waras meski jadwal kayak tentara.
Menurut Dr. Mingming Cheng, Direktur Laboratorium Riset Media Sosial di Universitas Pribadi, tren ini muncul karena tekanan sosial yang dirasakan anak muda zaman sekarang.
“Ada yang namanya time anxiety, rasa cemas kalau waktu hidup nggak cukup buat nikmatin banyak hal,” jelasnya.
Selain itu, efek pandemi COVID-19 juga masih terasa. Banyak orang punya mindset, “kalau nggak ngerasain sekarang, nanti nyesel.” Jadi meski duit dan waktu terbatas, mereka tetap gas buat liburan.
Tren special forces holiday ini mungkin kelihatannya gila, tapi buat Gen Z Tiongkok, ini cara mereka ngelawan stres dan mahalnya hidup.

