HOLOPIS.COM, NTT – Masyarakat Manggarai Timur keluhkan akses jalan di simpang Lima-Wukir, Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan yang sudah rusak parah tidak pernah di perhatikan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah Provinsi NTT.
Pantauan di lapangan pada Jumat (24/10/2025) pagi pukul 09.46 WITA, dilokasi jalan rusak, akses jalan di Desa Sangan Kalo, yang menghubungkan Simpang Lima menuju Wukir dipenuhi lumpur tepal dan bahu jalan tergenang air seperti kubangan kerbau.
Salah satu sopir angkutan umum, Anselmus kepada Holopis.com di lokasi mengatakan, akses jalan ini sudah lama tidak pernah di perhatikan oleh pemerintah baik daerah maupun provinsi NTT. kondisi jalan ini mempersulit akses transportasi warga, apalagi kalau melintas pada musim hujan seperti sekarang kondisi jalan sangat parah.
“Akses jalan seperti ini mengancam nyawa manusia terutama nyawa kami sebagai sopir angkutan umum yang melintas di jalur ini.terpaksa kami harus berbupar melewati Bajawa Kabupaten Ngada untuk bisa menuju Borong Kota Kabupaten Manggarai Timur atau ke Ruteng Kota Kabupaten Manggarai Tengah untuk menghindari kondisi jalan yang penuh lumpur dan genangan air ini”, ujarnya.
Lanjut Ansel Setiap pengendara yang ingin melintas dijalur ini perlu ekstra hati-hati karena kondisi ini sangat licin, apa lagi kalau milinntas pada saat musim hujan seperti sekarang bahu jalan tergenang air seperti terlihat ini semacam kubangan kerbau.
“Ia berharap agar Gubernur NTT, Melki Laka Lena segera turun tangan kelokasi jalan rusak untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut.
Selain itu, keselamatan pengendara dan kelancaran transportasi menjadi prioritas utama agar penderitaan warga masyarakat tidak berlanjut.

