Mahfud MD Sebut Tantangan Indonesia Lawan Keserakahan

28 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Islam Indonesia (UII) Prof Mahfud MD mengatakan bahwa saat ini tantangan terbesar di Indonesia adalah melawan keserakahan. Salah satu wujudnya adalah korupsi.

Dampak buruk nyata dari korupsi adalah munculnya diskriminasi hingga ketidakadilan yang membuat masyarakat semakin susah.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Kita kaya raya, tapi tantangan kita yang pertama-tama adalah keserakahan. Keserakahan karena ternyata belakangan ini atau dalam sepanjang sejarah pemerintahan selalu bermunculan korupsi-korupsi yang meresahkan masyarakat yang kemudian menimbulkan diskriminasi dan kemudian ketidakadilan,” kata Mahfud MD dalam dialog peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diselenggarakan Terus Terang Media seperti dikutip Holopis.com, Jumat (17/10/2025).

Bahkan dalam kacamatanya, munculnya radikalisme dan ekstremisme di Indonesia tidak serta-merta karena faktor ideologi saja, akan tetapi adanya rasa ketidakadilan yang kemudian menjadi sasaran empuk bagi ideologi ekstremis merasuki nalar masyarakat.

- Advertisement -

“Radikalisme kan muncul dari ketidakadilan. Saya tidak percaya gerakan-gerakan radikal yang demo mengganti ideologi negara dan sebagainya sampai berbaris sampai 3 juta orang itu mereka yang sebenarnya punya ideologi lain yang ditawarkan sebagai pengganti, tidak. Mereka ini marah karena ketidakadilan, lalu ada yang bisa ditumpangi orang radikal berteriak tentang ketidakadilan, mengatasnamakan agama, mengatasnamakan kelompok,” tuturnya.

Oleh sebab itu, keadilan menjadi kunci utama bagaimana mengisi kemerdekaan ini dengan baik. Pemberantasan korupsi harus dilakukan serius, sembari memberi pesan kepada siapa pun khususnya pejabat negara dan para pemangku kebijakan untuk tidak rakus dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.

“Mari kita jangan terlalu rakus. Siapapun yang memimpin jangan terlalu rakus. Negara ini begitu kayanya luar biasa, apa aja anda inginkan ada di negara ini. Tapi kalau rakus, itu akan menimbulkan kecemburuan sosial,” tegasnya.

Selanjutnya, kunci keutuhan NKRI berada pada persatuan dan kesatuan. Sehingga ia juga berpesan kepada seluruh generasi bangsa Indonesia untuk semakin memperkokoh persatuan antar sesama, bagaimana membangun hubungan sosial, politik, dan sebagainya dalam bingkai NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) tanpa membeda-bedakan latar belakang, agama, suku, rasial dan seterusnya.

“Mari jaga persatuan, tetapi menjaga persatuan itu dari perspektif saya membangun keadilan, penegakan hukum, dan kejujuran di dalam kita hidup bernegara,” pungkas Mahfud MD.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
28 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis