HOLOPIS.COM, NTT – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin membuka menugaskan kepada 7 orang dokter di Kabupaten Manggarai Timur. Rencananya, ketujuh dokter tersebut akan ditempatkan di tujuh Puskemas.
Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, Pranata Kristiani Agas, menyampaikan ucapan terima kasih dan salam gembira dengan kedatangan tujuh (7) dokter ini.
“Ini merupakan Program Nusantara Sehat,” kata wanita yang karib disapa Ani tersebut, Jumat (10/10/2025).
Kemudian, Ani pun berharap agar dengan kehadiran para dokter di Manggarai Timur tersebut, akan mempercepat mutu layanan kesehatan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.
“Saya berharap kehadiran mereka akan mempercepat peningkatan mutu layanan kesehatan serta memperkuat upaya pencegahan penyakit di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ketujuh dokter tersebut telah tiba di Manggarai Timur pada hari Rabu 8 Oktober 2025 kemarun, dan dijadwalkan segera mulai bertugas di tujuh Puskesmas di berbagai kecamatan di Kabupaten Manggarai Timur.
Berikut daftar lengkap tujuh dokter penugasan khusus Nusantara Sehat di Manggarai Timur :
1. Melinda Anastasya Irene sebagai Dokter umum, bertugas di UPTD Puskesmas Dampek.
2. Nathaya Doria Simaremare sebagai Dokter gigi, bertugas di UPT Puskesmas Elar.
3. Ayuni Nur Rachmat sebagai Dokter umum, bertugas di Puskesmas Ketang.
4. Frirzaniattu Fadila sebagai Dokter umum, bertugas di Puskesmas Mamba.
5. Essel Eugenius Mangapul Hasibuan sebagai Dokter umum, bertugas di Puskesmas Runus.
6. Alpri Bernadeta Barus sebagai Dokter gigi, bertugas di Puskesmas Runus.
7. Athalla Sabilla Sumpena sebagai Dokter umum, bertugas di Puskesmas Watunggong.
Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa program Nusantara Sehat merupakan upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan pemerataan tenaga kesehatan di seluruh pelosok tanah air, terutama di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Melalui program ini, para tenaga medis tidak hanya memberikan layanan kuratif, tetapi juga berperan dalam upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat.


