JAKARTA – MotoGP Jepang selalu menjadi panggung penuh drama. Sirkuit Twin Ring Motegi kerap menghadirkan cuaca yang sulit diprediksi, pertarungan sengit, hingga momen-momen yang mengubah jalannya perebutan gelar dunia.
Menjelang Ronde ke-16 MotoGP 2025 bertajuk Motul Grand Prix Jepang, akhir pekan ini, mari menengok kembali lima balapan terbaik di Motegi yang bisa ditonton secara gratis – bukti bahwa trek ini selalu sarat dengan sejarah.
2007 – Stoner Raih Gelar Dunia
Hari yang tak terlupakan bagi Ducati dan Casey Stoner. Meski Loris Capirossi keluar sebagai pemenang, finis P6 sudah cukup bagi Stoner untuk memastikan gelar Juara Dunia MotoGP 2007, mengalahkan Valentino Rossi yang hanya mampu finis P13 setelah bermasalah dengan pergantian motor.
2010 – Duel Sengit Rossi vs Lorenzo
Motegi 2010 mempersembahkan salah satu duel paling klasik di tim Yamaha. Casey Stoner memenangi balapan, tetapi sorotan tertuju pada pertarungan sengit Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo untuk memperebutkan podium. Rossi akhirnya finis ketiga, hanya unggul tipis 0,514 detik dari Lorenzo.
2015 – Pedrosa Bawa Pulang Kemenangan
Dengan kondisi trek basah, Dani Pedrosa tampil luar biasa. Ia menyalip Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi, sebelum akhirnya menundukkan Jorge Lorenzo di tujuh lap terakhir. Pedrosa menang dengan margin 8,573 detik atas Rossi, sekaligus membuat perebutan titel 2015 semakin menegangkan.
2017 – Dovizioso vs Marquez: Tarian Hujan Ikonik
Balapan basah 2017 menjadi tontonan klasik. Duel Andrea Dovizioso dan Marc Marquez mencapai klimaks di lap terakhir. Overtake Dovi di Tikungan 11 memastikan kemenangan dramatis dengan selisih hanya 0,249 detik. Petrucci melengkapi podium setelah bertarung sengit di awal lomba.
2018 – Marquez Kunci Gelar Dunia
Empat lap jelang finis, Marquez melakukan overtaking krusial atas Dovizioso di Tikungan 9. Kejatuhan Dovi di dua tikungan terakhir membuat Marquez mengunci titel Juara Dunia 2018 lebih cepat, menambah catatan gemilangnya di Motegi.
Selain itu, Motegi juga menyimpan momen klasik lain, seperti kemenangan Makoto Tamada (2004), duel Rossi–Melandri (2005), hingga kejutan Jack Miller (2022). Kini, sorotan tertuju pada Marc Marquez yang berpeluang kembali mengunci gelar dunia di Jepang tahun ini.

