MAKASSAR – Insiden jalanan melibatkan pemain PSM Makassar, Victor Luiz dan pengendara lain berinsial R (33) yang nyaris baku hantam berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat damai setelah dilakukan mediasi di Polrestabes Makassar, Selasa malam (23/9).
“Sudah damai,” singkat Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, Rabu (24/9).
Proses mediasi kedua pihak diselesaikan dengan melibatkan Manajemen PSM Makassar, hingga pihak kepolisian. Pihak pelapor juga sepakat mencabut laporannya atas insiden tersebut.
Namun, pihak PSM Makassar tidak menjelaskan secara rinci penyebab Victor Luiz menyerang pelapor.
Namun dari keterangan R sebelumnua, melaporkan Victor sebagai pelaku penganiayaan.
Insiden itu bermula saat Victor dan R berada di kawasan Jalan Cendrawasih, Makassar, pada Selasa (23/9).
Mobil Mitsubishi Xpander yang dikemudikan Viktor Luiz dinilainya tidak kunjung melaju.
Padahal R telah membunyikan klakson tapi mobil Victor tidak jalan. R kemudian menyalib mobil tersebut namun Victor tidak terima.
Insiden nyaris baku hantam pun terjadi saat keduanya berada di lampu merah. Yang mana Victor menyerang R sambil menunjuk dan melontarkan kata-kata kasar.
Namun, dari keterangan Kapolsek Mariso, Kompol Aris Sumarsono, menyampaikan keributan itu tidak berujung penganiayaan. Hal itu setelah dikumpulkan keterangan sejumlah saksi di lokasi.
“Saksi di lokasi menjelaskan terjadi kesalahpahaman, bertengkar antara pemain PSM dan pengendara lainnya namun dilerai warga sekitar sehingga tidak terjadi pemukulan atau aniaya,” kata Aris.
Sebelumnya diberitakan, Pemain asing PSM Makassar asal Brasil, Victor Luiz diduga pukul pengendara.
Kejadian tersebut beredar luas di media sosial khususnya Instagram, pada Selasa (23/9).
Dari rekaman video yang beredar, awalnya memperlihatkan sebuah mobil Expander berwarna silver.
Kemudian turun pria mirip Victor Luiz dan langsung menyerang perekam video yang juga mengendarai mobil.
Beruntung, warga setempat berhasil melerai. Belum ada keterangan resmi dari pihak PSM Makassar terkait masalah ini.
Namun kejadian tersebut diketahui berlangsung di Jalan Cendrawasih, Makassar, Sulsel seperti yang disebutkan dalam salah satu unggahan di Media sosial Instagram.

