JAKARTA – Istri mendiang Charlie Kirk, Erika Kirk mengatakan bahwa ia sudah memaafkan pria yang membunuh suaminya secara darah dingin dengan tembakan. Hal itu ia ungkapkan dalam acara penghormatan untuk Charlie Kirk yang diselenggarakan di Arizona.
“Dalam Salib, Penyelamat kita mengatakan, Bapa, maafkan mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka telah lakukan. Pria itu, pria muda itu, saya memaafkannya,” kata Erika, dikutip Holopis.com, Senin (22/9).
Erika kemudian langsung menunjukkan ekspresi menangis, dan disambut sorak dan tepuk tangan dari para hadirin. Namun momen itu justru menerima banyak komentar dari netizen di media sosial. Beberapa netizen mengatakan Erika terlihat seperti sedang berakting.
“Ada yang aneh dari dia,” kata @nopey_nope_nope.
Ada juga yang mengatakan Erika tampak seperti sedang memaksa agar bisa mengeluarkan air mata.
“Kasihan seperti susah payah mengeluarkan air mata,” kata @Narnia.
Bahkan ada netizen yang menginginkan ada ahli bahasa tubuh yang bisa membaca cara Erika bergerak.
“Mana pada ahli baca bahasa tubuh, kayaknya ada yang salah,” kata @samanthasfigs.
Bahkan, ada momen di atas panggung ketika Erika memeluk Donald Trump yang juga lansgung menjadi pembicaraan viral di media sosial.
Sebagai informasi, acara tersebut dihadiri banyak penonton yang mengenakan topi MAGA (Make America Great Again) serta embel-embel Trump lainnya. Acara itu diperkirakan dihadiri oleh sekitar 10.000 orang.
Sekedar mengingatkan kembali, Amerika dihebohkan dengan kematian tragis Charlie Kirk yang ditembak di hadapan umum saat sedang menghadiri sebuah acara di kampus Utah Valley University (UVU).
Ironisnya, Charlie Kirk dan seorang penonton sedang membahas insiden penembakan massal yang sering terjadi di Amerika, sebelum ia tiba-tiba ditembak secara fatal dari leher.

