JAKARTA – Penurunan kadar hormon testosteron pada pria ternyata punya pengaruh besar terhadap hubungan seksual. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan gairah atau hasrat seksual, sulit untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi, bahkan dapat menurunkan jumlah air mani yang dikeluarkan saat ejakulasi.
Hormon testosteron ini penting, sebab dia yang memberi sinyal ke otak supaya tubuh siap buat ereksi. Normalnya, hormon ini turun perlahan seiring bertambahnya usia. Tetapi, ada juga hal-hal yang bikin testosteron anjlok lebih cepat dan bikin pasangan jadi malas untuk berhubungan sex, karena gairahnya mulai berkurang.
Dokter Boyke, seorang dokter spesialis kandungan sekaligus seksolog yang konsisten memberikan edukasi melalui akun YouTube pribadinya, menyatakan banyak pria umur 30-an yang kena masalah disfungsi ereksi dan ejakulasi dini, padahal belum memasuki usia 35 tahun.
“Kenapa di klinik pasutri sekarang belum nyampe 35 usia 30-an udah pada mengalami gangguan disfungsi ereksi, udah mengalami gangguan ejakulasi dini, bahkan tidak bergairah kepada pasangannya,” katanya.
Kata dia, salah satu penyebabnya adalah gaya hidup kurang sehat. Misalnya, pria yang doyan ngerokok. Ternyata, aktivitas merokok ini bisa mempengaruhi kadar hormon testosteron. Zat dalam rokok, khususnya nikotin, bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, termasuk di area organ intim, yang akhirnya menurunkan performa seksual.
Selain itu, minum alkohol juga bisa bikin hormon testosteron turun buat waktu lama. Bahkan, satu kali minum alkohol dalam jumlah banyak sudah dapat menekan produksi testosteron hingga 24 jam. Kandungan alkohol juga dapat mengganggu sistem pengaturan hormon, mulai dari otak sampai testis, sehingga produksi testosteron jadi terganggu.
“Setelah kita selidiki nih, mulai dari pola hidupnya ternyata. Pola hidupnya ya masih ngerokok ya, sesekali clubbing, minum-minuman keras,” ungkapnya.
Dr. Boyke menyebut, makan makanan manis, asin, dan berlemak juga gak kalah nyebelin. Hormon testosteron jadi males kerja kalau Sobat Holopis kebanyakan mengkonsumsi itu.

