Selasa, 17 Feb 2026
BREAKING
Selasa, 17 Feb 2026

Riza Patria Ajak Masyarakat Saling Gotong Royong Bantu Korban Banjir Bandang Bali-NTT

29 Shares

JAKARTA – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Indonesia, Ahmad Riza Patria Patria menyampaikan rasa duka yang mendalam atas insiden banjir bandang yang melanda Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah di Bali dan NTT,” kata Riza Patria dalam siaran persnya yang dikutip Holopis.com, Kamis (11/9/2025).

- Advertisement -

Ia menyebut bahwa banjir bandang tersebut merupakan sebuah musibah yang bukan hanya menyebabkan kerugian materiil, akan tetapi juga telah merenggut korban jiwa serta meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat yang terdampak.

“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, dan mendoakan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga seluruh masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ujarnya.

- Advertisement -

Dalam konteks ini, politisi Partai Gerindra tersebut mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu membahu mendukung dan meringankan beban para korban bencana alam tersebut.

“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu, bergotong royong, dan saling membantu dalam meringankan beban saudara-saudara kita di Bali dan NTT,” serunya.

Lantas, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini pun berdoa agar semua kebaikan segera tercurah kepada rakyat Bali dan NTT.

“Semoga kondisi segera membaik dan kehidupan masyarakat dapat pulih seperti sediakala,” pungkasnnya.

Perlu diketahui Sobat Holopis, bahwa banjir bandang telah melanda Pulau Dewata Bali akibat intensitas curah hujan yang tinggi sejak hari Rabu, 10 September 2025. Berdasarkan laporan dari BNPB, bahwa setidaknya ada 124 titik banjir di beberapa wilayah.

Beberapa wilayah tersebut antara lain ;

1. Kota Denpasar (81 titik),
2. Kabupaten Gianyar (14 titik),
3. Kabupaten Badung (12 titik),
4. Kabupaten Tabanan (8 titik),
5. Kabupaten Karangasem (4 titik),
6. Kabupaten Jembrana (4 titik), dan
6. Kabupaten Klungkung (1 titik).

Sedangkan tanah longsor terjadi di 12 titik yakni di Kabupaten Karangasem. Kemudian Kabupaten Gianyar terdapat lima titik, serta satu titik di Kabupaten Badung.

Lantas untuk bajir bandang di NTT tepatnya terjadi di Kabupaten Nagekeo. Bahkan kasus bencana alam di sana telah merenggut setidaknya 5 (lima) orang meninggal dunia. Beberapa orang juga masih dinyatakan hilang, sementara 30 orang lainnya telah mengungsi ke tempat yang lebih aman.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
29 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru