JAKARTA – Bencana banjir merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Timur sejak beberapa waktu lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, banjir tepatnya terjadi di Desa Emang Lestari dan Suka Maju, Kecamatan Lunyuk
“Peristiwa terjadi setelah hujan intensitas tinggi hingga meluapnya debit air Sungai Kalbir,” kata Abdul Muhari dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Jumat (12/9).
Abdul mengungkapkan bahwa rumah yang berada di dekat kawasan tidak dapat dihindarkan dari bencana banjir.
“Kondisi ini membuat sebanyak 250 KK atau 786 jiwa terdampak akibat peristiwa ini,” ujarnya.
Abdul turut menjelaskan, kerugian Materil di antaranya 250 unit rumah dan satu akses jalan. BPBD Kabupaten Sumbawa melakukan pelaporan, penyebaran informasi serta melakukan kaji cepat dan memberikan imbauan potensi bencana yang dapat terjadi pada peralihan musim.
“Kondisi terkini banjir mulai surut,” imbuhnya.
Abdul kemudian mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap setiap ancaman bahaya.
“Masyarakat dapat memantau informasi resmi pemerintah secara kontinyu dan mengikuti arahan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana,” imbaunya.


