JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin menyampaikan usulan inisiatif pemerintah Indonesia dalam forum Pertemuan Pemimpin Agama Komunitas Muslim Negara-negara BRICS di Rio de Janeiro, Brasil.
Lima inisiatif strategis yang diajukan tersebut dinilai sebagai kontribusi nyata Indonesia dan menjadi pertimbangan dalam kerja sama negara-negara BRICS, yakni membangun Pusat Pengetahuan Islam BRICS.
“Sebuah platform daring untuk berbagi hasil penelitian tentang teologi dan isu-isu lain yang disepakati, yang berfungsi sebagai laboratorium virtual bagi para ulama, akademisi, atau kalangan intelektual,” kata Kamaruddin dalam siaran persnya yang dikutip Holopis.com, Sabtu (6/9/2025).
Yang kedua adalah pengajuan program pertukaran ulama muda lintas negara. Program ini dianggap sebagai langkah strategis untuk bertukar pengetahuan dengan konsep beasiswa pendidikan.
“Program beasiswa satu tahun yang memungkinkan sarjana atau ulama muda berotasi di negara-negara BRICS untuk mendalami konteks lokal dan membangun jaringan profesional secara global,” ujarnya.
Kemudian yang ketiga adalah kemitraan zakat dan wakaf BRICS. Program ini akan menjadi upaya untuk mengintegrasikan sistem zakat, wakaf, dan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka mengoptimalkan potensi sumber daya filantropi.
Keempat dana inisiatif ekoteologi. Kamaruddin menyebut bahwa ketahanan pangan, dan halal akan menjadi instrumen riset kolaboratif dalam restorasi lahan kritis, konservasi air, dan pertanian halal berkelanjutan. Dan yang kelima adalah festival budaya jalur sutra spiritual atau disebut sebagai Spiritual Silk Road.
“Program ini akan menampilkan seni Islam, kuliner halal, dan warisan budaya guna memperkuat diplomasi budaya,” jelas Kamaruddin.
Ia berharap kelima inisiatif yang diajukan tersebut dapat memperkuat fondasi moral dan menciptakan sinergi operasional yang terukur di seluruh BRICS.
“Dengan semangat persaudaraan, Kamaruddin menegaskan bahwa Indonesia siap berkontribusi bagi perdamaian dan kemakmuran global,” pungkasnya.


