Said Iqbal Sampaikan Prabowo Dukung Demonstrasi Damai dan Pejabat Anti Flexing

43 Shares

JAKARTA – Presiden KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Said Iqbal menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat mendukung adanya aksi demonstrasi. Dan pemerintah pun menjamin ruang tersebut masih tetap diberikan sebagai sarana untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi rakyat.

“Demonstrasi tetap harus diberi ruang, karena itu hanya satu-satunya cara bagi kelompok bawah kelompok buruh, kelompok petani, kelompok nelayan, kelompok mahasiswa, dan orang-orang kecil untuk menyampaikan aspirasi ketika lembaga-lembaga formal dalam tanda kutip lambat atau tidak mau mendengar apa yang menjadi aspirasi kelompok bawah,” kata Said Iqbal usai berdialog dengan Presiden Prabowo bersama tiga pimpinan federasi buruh besar lainnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (1/9/2025) malam.

- Advertisement -

Hanya saja ruang demokrasi tersebut disepakati harus tetap berjalan aman dan kondusif. Tidak boleh aksi demonstrasi diisi oleh anarkisme dan melanggar Undang-Undang.

“Tentu demonstrasi ini harus konstruktif, konstitusional, anti kekerasan, dan tidak boleh anarkis. Dan pada titik itu bapak Presiden setuju,” ujarnya.

- Advertisement -

Aspek yang lain disampaikan Iqbal adalah anti flexing. Sebab sejauh ini banyak sekali pejabat Indonesia khususnya anggota DPR RI yang kerap menunjukkan sisi hedonisme mereka. Sementara kata Iqbal, saat ini situasi nasional sedang tidak baik-baik saja, di mana upah murah masih merajalela, bahkan gelombang PHK (pemutusan hubungan kerja) juga masih terbilang tinggi.

“Yang perlu diperhatikan oleh anggota DPR RI adalah kebiasaan flexing dan hedon, kebiasaan flexing dan hedon di tengah PHK yang merajalela, ojol yang bolak-balik ke DPR nggak pernah diperhatikan untuk potongan tarif 10% ya, kemudian upah buruh yang masih rendah, outsourcing yang masih merajalela, banyak orang yang belum punya rumah, orang miskin masih banyak, pengangguran masih tinggi, flexing dan hedonisme itu tadi kami sampaikan kepada mbak Puan dan juga pada bapak Presiden Prabowo Subianto untuk benar-benar tidak dilakukan oleh anggota DPR RI,” papar Iqbal.

“Begitu pula kepada menteri-menteri yang ada wakil menteri yang ada dalam kabinet Prabowo Subianto,” sambungnya.

Hadir dalam audiensi tersebut adalah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea (KSPSI AGN), Ketua Umum KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia) Elly Rosita Silaban, dan Ketua Umum KSPSI Muhammad Jumhur Hidayat.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
43 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru