JAKARTA – Tim Dompet Dhuafa kembali mengirimkan pasukan kemanusiaan untuk berangkat ke Palestina. Hal ini merupakan bagian dari misi Global Sumud Flotilla, di mana Dompet Dhufa menjadi bagian dari delegasinya.
“Kami dalam misi Global Sumud Flotilla adalah bentuk keberlanjutan perjuangan. Dan kami hari ini memberangkatkan 7 relawan yang terdiri tim medis,tim jurnalis, tim dokumentasi dan ketua delegasi,” kata Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika sekaligus Ketua Delegasi Kemanusiaan dari Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini dalam keterangan persnya yang diterima Holopis.com, Selasa (2/9/2025).
Ia meyakini bahwa niat suci dan mulia untuk membantu saudara-saudara di Gaza Palestina akan berhasil dengan berjuang melewati pengamanan dan pembatasan ketat dari pemerintah Israel. Karena tekadnya adalah memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat di Gaza.
“Dompet Dhuafa akan terus terlibat aktif dalam setiap langkah misi, hingga bantuan benar-benar dapat menembus blokade Israel di Gaza,” tegasnya.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah kemanusiaan tersebut, sebagai bagian dari komitmen untuk terus menebar rasa kemanusiaan dan soliditas untuk tanah Palestina.
“Ini bukan pertama kali, dan Insya Allah bukan yang terakhir. Komitmen kami jelas. Untuk memastikan solidaritas Indonesia sampai di tanah Palestina,” ujarnya.
Dijelaskan Ahmad Juwaini, bahwa Dompet Dhuafa bukanlah nama baru dalam isu Palestina. Sejak awal berdiri lebih dari tiga dekade lalu, lembaga filantropi Islam ini konsisten menyalurkan amanah masyarakat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina.
Tidak hanya melalui pengiriman bantuan logistik dan medis, Dompet Dhuafa juga terlibat dalam misi penyediaan layanan darurat, termasuk armada ambulans di Gaza Utara yang hingga kini aktif mengevakuasi korban perang.
Dompet Dhuafa juga tercatat telah mengirimkan berbagai bentuk bantuan sejak konflik Gaza kembali memanas. Mulai dari distribusi paket pangan, layanan medis melalui mitra di lapangan, hingga membangun jejaring global untuk memastikan pasokan bantuan bisa masuk meskipun blokade ketat diberlakukan Israel.
“Dukungan ini bagian dari Dompet Dhuafa yang tergabung dalam Indonesia Global Peace Convoy (IGPC) untuk bergabung dengan Global Sumud Flotilla, armada internasional yang berlayar menembus blokade Zionis Israel di Gaza,” pungkasnya.


