JAKARTA – Penyanyi dan aktris Indonesia Sherina Munaf ikut speak up dan geram dengan meninggalnya pengemudi ojek online dalam insiden demo pada hari Kamis (29/8). Di Instagram Story @sherinamunaf, ia merasa tak tahu lagi harus bagaimana jika kejadian menyedihkan itu masih juga dinormalisasikan.
“Nggak tahu lagi kalau seperti ini masih juda dinormalisasikan. Nggak tahu lagi kalau bersuara soal ketidakadilan itu dicap terlau idealis,” kata Sherina di akun @sherinamunaf, dikutip Holopis.com, Jum’at (29/8).
Sherina juga mengatakan bahwa kejadian ini sudah terdokumentasi, sehingga hal ini seharusnya benar-benar tidak bisa lagi dilihat sebelah mata.
“Nggak tahu lagi kalau kekerasan yang terdokumentasi nyata ini masih bisa dilihat sebelah mata,” lanjutnya.
Sherina pun bertanya kepada para followersnya sampai kapan lagi mereka harus pura-pura bersikap baik-baik saja. Ia membahas bahwa aparat seharusnya melindungi rakyat, dan bukan menyambil nyawa mereka yang sedang banting tulang.
“Mau sampai kapan pura-pura semua baik-baik saja? Aparat seharusnya melindungi rakyatnya, bukan mengambil nyawa seseorang yang tengah bekerja banting tulang,” katanya.
Masih Percaya dengan Indonesia
Sherina juga mengatakan rakyat melakukan ini karena masih cinta dengan negara, dan percaya bahwa Indonesia masih ada meski saat ini raykat sedang dikecewakan.
“Kami sakit hati, karena kami cinta negeri ini. Kami marah, karena kami dikecewakan ketika ingin percaya. Aku percaya Indonesia masih ada. Dengar. Suara. Kami,” kata Sherina.
Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Afan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi korban dalam insiden demo semalam, Kamis (28/8). Dalam pernyataannya, Presiden menegaskan rasa duka yang mendalam sekaligus menjamin kehidupan keluarga almarhum.

