PSY Tersandung Kasus Obat Psikotropika
JAKARTA - Penyanyi Korea Selatan PSY kembali menjadi sorotan publik, bukan karena musiknya, melainkan karena dugaan pelanggaran aturan medis. Pria yang mendunia lewat lagu Gangnam Style itu dilaporkan menerima resep obat tidur tanpa konsultasi tatap muka dan mengutus manajernya untuk mengambil obat dari rumah sakit. Kasus ini pun kini tengah diselidiki kepolisian.
“Adanya pihak ketiga yang mengambil obat resep tidur atas nama PSY adalah jelas sebuah kesalahan dan kelalaian. Kami meminta maaf,” ujar agensi P NATION dalam keterangan resminya, dikutip Holopis.com, Kamis (28/8).
Kepolisian Seodaemun, Seoul, menetapkan PSY dan seorang profesor kedokteran dari rumah sakit universitas sebagai tersangka. Polisi menemukan indikasi bahwa sejak 2022, PSY memperoleh resep Xanax dan Stilnox tanpa konsultasi langsung dengan dokter, serta tidak mengambilnya sendiri.
Xanax dan Stilnox adalah obat psikotropika untuk gangguan kecemasan dan tidur. Karena berisiko tinggi menyebabkan ketergantungan, aturan di Korea Selatan sejak 2021 melarang keras peresepan jarak jauh dan mewajibkan pasien mengambil obat secara langsung, kecuali dalam kondisi tertentu yang melibatkan keluarga atau pengasuh resmi.
Meski begitu, P NATION menegaskan PSY memang mengalami gangguan tidur kronis dan selama ini mengonsumsi obat sesuai arahan tim medis.
“Penggunaan obat dilakukan dalam pengawasan dokter dan sesuai dosis yang diresepkan,” lanjut agensi.
Mereka mengakui adanya kelalaian ketika obat diambil pihak ketiga, dan kini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan kepolisian. Agensi pun minta maaf kepada penggemar yang sudah khawatir karena kasus ini.
“Kami kembali meminta maaf atas kekhawatiran yang ditimbulkan,” tutup P NATION.