JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatat penguatan pada perdagangan awal pekan ini. IHSG naik 0,87 persen ke level 7.926 disertai dengan meningkatnya volume pembelian. Kenaikan indeks ini memberikan sinyal positif bagi pelaku pasar, meskipun analis tetap mengingatkan potensi koreksi jangka pendek.
Berdasarkan analisis teknikal MNC Sekuritas, sebagaimana dihimpun Holopis.com, posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave \[v] dari wave 1 dari wave (3) pada label hitam. Kondisi ini menunjukkan masih adanya peluang penguatan lanjutan.
“Masih terdapat ruang IHSG menguat menguji 8.025–8.102, namun demikian tetap cermati akan adanya koreksi jangka pendek ke rentang 7.815–7.831,” tulis hasil riset MNC Sekuritas dalam Daily Scope Wave, dikutip Holopis.com, Selasa (26/8).
Adapun level support IHSG diperkirakan berada di kisaran 7.800 dan 7.680, sementara level resistance berada di 8.008 dan 8.103.
ARTO – Buy on Weakness
Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) menguat 3,62 persen ke level Rp 2.290 per saham, dengan disertai meningkatnya volume pembelian. Saat ini, posisi ARTO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave \[iii].
Rekomendasi teknikal untuk ARTO adalah Buy on Weakness pada rentang Rp 2.190–Rp 2.250 dengan target harga Rp 2.370 dan Rp 2.540. Level stop loss disarankan berada di bawah Rp 2.100.
BBYB – Buy on Weakness
Saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) mencatatkan penguatan lebih tinggi, yakni 9,36 persen ke level Rp 374 per saham. Peningkatan harga tersebut juga disertai dengan volume pembelian yang solid. Saat ini, BBYB diperkirakan berada pada bagian dari wave \[v] dari wave 3.
Rekomendasi teknikal untuk BBYB adalah Buy on Weakness pada rentang Rp 340–Rp 366 dengan target harga Rp 402 dan Rp 424. Adapun level stop loss berada di bawah Rp 314.
HRUM – Buy on Weakness
Berbeda dengan saham perbankan, saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) justru terkoreksi 0,58 persen ke level Rp 855. Pergerakan HRUM masih didominasi oleh tekanan jual. Berdasarkan analisis, posisi HRUM saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave b dari wave (y).
Rekomendasi teknikal untuk HRUM adalah Buy on Weakness pada rentang Rp 820–Rp 845, dengan target harga Rp 900 dan Rp 945. Stop loss disarankan berada di bawah Rp 805.
WIFI – Buy on Weakness
Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mengalami penguatan 2,19 persen ke level Rp 2.800 per saham, juga diiringi oleh volume pembelian yang meningkat. Posisi WIFI diperkirakan saat ini sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B).
Rekomendasi teknikal untuk WIFI adalah Buy on Weakness pada rentang Rp 2.740–Rp 2.790 dengan target harga Rp 3.010 dan Rp 3.110. Level stop loss berada di bawah Rp 2.660.
Investor Diminta Waspada
Meski pergerakan IHSG menunjukkan tren positif, analis tetap mengingatkan investor untuk berhati-hati. Potensi koreksi jangka pendek masih terbuka, terutama jika IHSG gagal bertahan di level support penting.
Dengan adanya peluang penguatan menuju level 8.000, pelaku pasar disarankan tetap disiplin dalam menjalankan strategi buy on weakness pada saham-saham pilihan.

