JAKARTA – Bencana karhutla (kebakaran hutan dan lahan) hingga saat ini masih membakar sejumlah lahan yang ada di wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, untuk karhutla yang terjadi di Aceh melanda setidaknya di dua Kabupaten.
“Lokasi pertama yakni Di Kabupaten Aceh Selatan terdapat 15 hektare lahan terbakar. Kendala medan dan sumber air menyebabkan pemadaman dihentikan sementara,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Jumat (22/8).
Selain itu, karhutla juga melanda Kabupaten Aceh Barat dengan luas 3,5 hektare di Kecamatan Kaway XVI dan Arongan Lambalek.
“Tidak ada korban jiwa pada kejadian ini, namun petugas masih melakukan pemadaman,” ujarnya.
Sementara itu, di Kota Sibolga, Sumatera Utara, sekitar 3 hektare lahan terbakar dalam status siaga darurat bencana. Kondisi terkini, api telah dipadamkan.
Di Kabupaten Padang Lawas Utara, kebakaran meluas hingga 300 hektare dan masih dalam proses pemadaman. Wilayah lainnya yakni Kabupaten Tanah Datar tepatnya di Kecamatan Lima Kaum, wilayah terdampak seluas dua hektare, Saat ini, api telah berhasil dipadamkan
Bencana karhutla lainnya terjadi di Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Selasa (19/8). Luas wilayah terdampak sekitar enam hektare.
“Kondisi terkini, api belum padam karena lokasi yang jauh dari permukiman, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya.
Bencana serupa juga melanda Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat pada Selasa (19/8). Wilayah terdampak yakni Kecamatan Bayang dan Batang Kapas. Kerugian materil diantaranya seluas tiga hektare, namun api telah berhasil dipadamkan.


