JAKARTA – Arsenal berhasil mendapatkan Eberechi Eze di bursa transfer pemain musim panas ini, hal itu sekaligus menganulir keinginan Tottenham Hotspur yang juga berhasrat untuk mendapatkan jasa pemain andalan Crystal Palace tersebut.
Seperti yang telah diketahui bersama Eberechi Eze tampil ciamik bersama Crystal Palace musim lalu, dimana pemain Inggris itu mencetak 14 gol dan 11 assist di semua kompetisi.
Eberechi Eze juga jadi pemain yang paling berkontribusi bagi kesuksesan Crystal Palace musim lalu, dimana The Eagles meraih trofi Piala FA dan Community Shield.
Maka dari itu, Eberechi Eze jadi salah satu primadona di bursa transfer pemain musim panas ini. Mulanya, Eze gencar dikaitkan dengan kepindahannya ke Tottenham Hotspur walaupun masih terikat kontrak hingga 2027 bersama Palace.
Tottenham Hotspur sebelumnya dikabarkan sudah mengajukan tawaran ke Crystal Palace, yakni mencapai 60 juta Pounds atau setara Rp 1,3 triliun (sudah termasuk bonys 5 juta Pounds).
Menariknya, Tottenham disebut sudah mendapat persetujuan secara verbal dari Eberechi Eze itu sendiri, bisa dibilang The Lilywhites siap mengumumkannya.
Namun keadaan berubah seketika saat Arsenal ikut serta meminang sang pemain. Pakar transfer sepakbola Fabrizio Romano mengungkapkan, The Gunners mengajukan tawaran yang sama yakni 60 juta Poundsterling kepada Palace untuk memboyong Eze.
Bahkan, disebutkan bahwa Arsenal mencapai kesepakatan dengan Palace untuk mendapatkan Eze. Sang pemain pula, dikabarkan lebih berminat bergabung dengan The Gunners ketimbang Tottenham.
“HERE WE GO! Arsenal setuju untuk merekrut Eberechi Eze dari Palace, semuanya sudah selesai,” ungkap Romano, seperti dikutip Holopis.com.
Disebutkan juga bahwa salah satu alasan Arsenal merekrut Eze karena untuk cederanya Kai Havertz.
“Kesepakatan dengan Crystal Palace untuk paket £60 juta tercapai karena cedera Havertz menjadi alasan Arsenal memutuskan untuk mengajukan tawaran,” tambahnya.
“Arsenal menawarkan persyaratan yang lebih baik untuk mengantisipasi Tottenham, setelah pembicaraan lanjutan selama berhari-hari… tetapi kesepakatan tidak pernah tercapai,” jelasnya.
“Eberechi Eze lebih memilih bergabung dengan Arsenal daripada Spurs,” imbuhnya.


