JAKARTA – Loyalis PDIP, Connie Rahakundini Bakrie mengaku pernah diramal oleh almarhumah ibundanya sendiri tentang nasibnya ke depan. Salah satunya adalah tinggal di luar negeri dan mati di sana dalam kondisi yang penuh darah.
“Lu bakal pindah dari Indonesia. Lu akan tinggal di negeri yang saljunya tebel sekali. Dan waktu lu mati, seluruh dunia akan beritain tentang lu. Karena lu akan mati di tengah salju itu dan merah karena darah lu,” kata Connie saat cerita kepada Hendri Satrio seperti dikutip Holopis.com, Selasa (19/8/2025).
Mendapati ramalan ibundanya tersebut, Connie merasa ketakutan karena diyakini banyak ucapan yang disampaikan almarhumah banyak yang terbukti.
“Karena omongannya nyokap gue selalu kejadian, itu kalau gua lagi di Rusia, waduh di tengah jalan ini saatnya gue di-snipper, makanya juga jadi parno. Kalau gua lagi jalan gua selalu gandengan tangan, karena diramal matinya sendiri,” ucapnya.
Nama ibunda Connie adalah Nyi Raden Ani Sekarningsih Bamutrika, pernah ditulis dengan nama lengkap Nyi Raden Ani Sekarningsih Ardiwinata, Sunda. Bahkan ia mengklaim sempat mendapatkan keistimewaan tersebut dari mamanya.
“Maminya maunya ke gue, gue dibawa ke sana ke mari untuk laku-laku,” tuturnya.
Namun karena memiliki keistimewaan semacam itu membuatnya ketakutan, maka ia pun menolak sehingga dilakukan proses pelepasan dan akhirnya keistimewaan tersebut turun kepada kakaknya.
“Gue sendiri takut. Gue bilang ke mami gua nggak mau, gua akhirnya upacara di Jogja di tengah lapangan tengah malam gua lepaskan itu semua. Itu kan kayak turunan, jadinya ke kakak gue yang cowok,” tukasnya.

