Febrie: Satgas PKH Komitmen Dukung Presiden Prabowo Lindungi Kekayaan Alam

0 Shares

JAKARTA – Ketua Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Febrie Adriansyah memastikan bahwa pihaknya akan terus mendukung Presiden Prabowo Subianto dalam menertibkan lahan yang dikuasai segelintir oknum.

Febrie bahkan menegaskan bahwa Satgas PKH akan berkomitmen membantu Presiden Prabowo untuk memberikan kesejahteraan bagi rakyat melalui berbagai kekayaan alam yang dimiliki.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Kita tegak lurus menjalankan perintah Pak Presiden Prabowo Subianto. Negara hadir untuk melindungi sumber daya dan kekayaan alam dan mengembalikannya untuk dikelola negara untuk kesejahteraan rakyat,” kata Febrie dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (18/8).

Hingga saat ini, Satgas PKH diketahui telah berhasil merebut 3,2 juta hektare lahan. Hasil ini sendiri dilakukan kurang dari setahun Satgas PKH dibentuk oleh Presiden Prabowo melalui Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan.

- Advertisement -

Jumlah itu sendiri ditegaskan Febrie yang juga menjabat sebagai Jampidsus Kejaksaan Agung tersebut dilakukan sudah sesuai dengan prosedur hukum dan bukan asal main terabas.

“Kita melakukan eksekusi penertiban kawasan hutan berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, juga berdasarkan proses verifikasi penelitian, data dan fakta menerangkan adanya pelanggaran undang-undang maupun ketentuan hukum, bahwa kawasan hutan dikuasai korporasi maupun individu,” jelasnya.

Terbaru, Satgas PKH masih sempat ke Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara sehari sebelum pidato kenegaraan Presiden Prabowo pada Kamis (14/8).

Kepergian Febrie tersebut guna melakukan penertiban kawasan hutan yang dikuasai oleh PT. Sampewali. Sampewali kuasai lahan 24. 233 Ha guna tanaman keras sesuai perizinan, faktanya ditanami sawit seluas 2. 429, 45 Ha.

Capaian kinerja Satga PKH sendiri diapresiasi Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI pada Jumat (14/8). Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen pemerintah dalam menertibkan penguasaan sumber daya alam yang selama ini dikuasai segelintir pihak.

Presiden RI melaporkan bahwa negara berhasil menertibkan kawasan hutan yang selama ini dikuasai secara ilegal, termasuk 3,7 juta hektare lahan sawit ilegal yang telah diverifikasi, serta 3,1 juta hektare lahan yang berhasil direbut kembali untuk negara.

Menurut Presiden, keberhasilan penertiban ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memastikan kekayaan alam dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

“Selama ini kekayaan alam hanya dinikmati oleh segelintir orang yang mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan dampak perbuatannya. Negara tidak akan tinggal diam. Kekayaan alam harus kembali untuk hajat hidup orang banyak,” tegas Presiden Prabowo.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis