JAKARTA – Dunia hiburan tanah air saat ini tengah dihebohkan polemik UU Hak Cipta yang menjadi pembicaraan hangat di berbagai kalangan, khususnya di antara pekerja seni. Hal itu bermula dari sejumlah pihak yang merasa khawatir karena bisa saja terkena imbas membayar royalti musik.
Hal tersebut karena pengusaha restoran, hotel, dll terancam membayar royalti jika memutar lagu-lagu musisi tanah air, begitu pula yang ingin menyanyikan lagu-lagu populer itu.
Akibatnya, sekumpulan musisi pun mengajukan masalah penetapan peraturan yang lebih jelas dan kuat ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Ini dia poin-poin yang harus diketahui, terkaut permasalahan UU Hak Cipta.
1. Ahmad Dhani Kritik WAMI
Musisi Indonesia Ahmad Dhani memberikan kritikan pedas kepada Wahana Musik Indonesia (WAMI) terkait pemberlakuan hak cipta yang saat ini sedang menjadi polemik di antara pekerja seni tanah air. Ahmad Dhani mempertanyakan mengapa WAMI terkesan lebih keras ke café atau resto, ketimbang ke musisi yang kaya raya.
“Kenapa WAMI tajam ke café, resto, hotel? Tapi tumpul ke penyanyi/band kaya raya? Yang menolak fee composer, yang menolak ijin ke composer,” kata Ahmad Dhani.
Padahal menurut Ahmad Dhani, kedua pihak sama-sama tidak sudi untuk membayar royalti ke pemilik lagu yang asli.
2. Peraturan Bayar Royalti di Acara Penikahan Dianggap Janggal
Kemudian, Ahmad Dhani pun memberikan kritikan terkait peraturan yang mengatakan bawa royalti bisa ditagihkan kepada mereka yang membawa sebuah lagu di acara pernikahan atau pesta seseorang.
“Ini siapa sih yang bikin sistem, kok ancur banget,” kata Ahmad Dhani.
3. UU Hak Cipta Sedang Direvisi
Sementara itu saat ini, Komisi X DPR Fraksi Partai Gerindra Melly Goeslaw mengatakan bahwa parlemen tengah menunggu draf reisi UU Hak Cipta. Nantinya naskah itu akan masuk ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025.
“Kami akan masukan dalam prolegnas di masa sidang ini,” kata Melly.
Hingga saat ini, pemarsalahan royalti masih menjadi kisruh di dunia seni tanah air. Banyak pekerja seni yang sudah angkat bicara bahkan terkena dampak akibat permasalahan hak cipta tersebut.

