JAKARTA – Artis kontroversial Nikita Mirzani kembali membuat kehebohan setelah menghadiri sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan tidak pidana pencucian uang (TPPU), dimana ia merupakan seorang terdakwa. Sidang tersebut merupakan agenda pemeriksaan dari pihak Jaksa Penuntut Umum atau JPU.
Namun sebuah kejadian tak terduga langsung mencuri perhatian. Nikita Mirzani mengamuk ketika pengadilan tidak memutar bukti rekaman yang ia klaim bahwa Reza Gladys telah mengatur Jaksa dan Hakim. Nikita Mirzani bahkan membentak hakim.
“Saya minta rekaman itu diputar!,” teriak Nikita mirzani, dikutip Holopis.com (31/7).
Namun bukti rekaman tidak diputar dan Nikita Mirzani mengamuk. Ia dengan lantang menolak untuk dikembalikan lagi ke Rutan Pondok Bambu dan benar-benar tidak mau mengenakan rompi tahanan.
Sampai-sampai seorang jaksa mengampiri Nikita dan memaksanya mengenakan rompi, tetapi Nikita yang juga lebih akrab dipanggil penggemarnya dengan sebutan Nyai itu menolak dengan sangat lantang.
“Saya tidak mau pulang atau pergi ke tahanan Rutan Pondok Bambu untuk kasus pidana yang konyol begini,” kata Nikita.
Ia pun mengungkapkan bahwa selama 5 bulan ia sudah bersikap diam saja. Padahal selama itu, ia sudah dikriminalisasi.
“Udah cukup 5 bulan saya berdiam diri, selama lima bulan saya ditahan, ini kasus pribadi, saya dikriminalisasi,” kata Nikita.
Ia kemudian meneriakkan bahwa ia ingin rekaman yang diklaim sebagai bukti yang meringankan Nikita Mirzani itu agar bisa diputarkan.
Majelis Hakim Meninggalkan Ruang Sidang
Sementara itu, pihak majelis hakim serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) meninggalkan ruangan sidang ketika Nikita Mirzani melakukan protes. Aksi ini pun dinilai pihak Reza Gladys justru dapat merugikan Nikita Mirzani sendiri. Apalagi, ia sudah bersikap arogan dan membentakk hakim.
“Dengan arogansi, kesombongan, itu akan merugikannya sendiri,” kata Pengacara Reza Gladys Surya Batubara.
Surya kemudian menyindir dengan mengatakan bahwa ruang sidang adalah tempat untuk adu fakta serta bukti, bukan tontonan sinetron dan panggung untuk mencari perhatian atau dukungan massa.
“Tidak bisa main-main di persidangan ini, ini bukan sinetron. Bukan mau panggung yang mau diadakan suatu hal yang luar biasa,” katanya.
“Tidak ada kaitan denan opini publik, tidak ada kaitan dengan dukungan massa, tapi di sini adalah fakta-fakta dan bukti-bukti, itu yang ditonjolkan,” lanjutnya.
Sekedar mengingatkan kembali, Nikita Mirzani saat ini merupakan terdakwa dari kasus pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilaporkan oleh Reza Gladys. Reza mengklaim bahwa ia diperas dan memberikan uang sebesar Rp4 miliar kepada pihak Nikita Mirzani.


