JAKARTA – Koordinator BEM SI Rakyat Bangkit, Muzammil Ihsan mengundang kepada seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat sipil untuk mengikuti aksi unjuk rasa yang akan diselenggarakan terpusat di Jakarta hari ini.
“Kami aliansi bem seluruh indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat dan seluruh elemen aliansi mahasiswa indonesia untuk ikut serta dalam aksi hari senin tanggal 28 juli 2025,” seru Muzammil seperti dikutip Holopis.com, Senin (28/7/2025).
Lokasi aksi akan dipusatkan di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Gambir, Jakarta Pusat dengan target suara disampaikan ke Istana Negara Jakarta. Aksi tersebut bakal digelar pada pukul 14.00 WIB.
Muzammil yang juga Mahasiswa dari Program Studi Peternakan Univeritas Sumatera Utara (USU) tersebut mengklaim, bahwa telah banyak persoalan di Indonesia yang harus disikapi oleh elemen Mahasiswa saat ini.
“Bersama ini kami ingin menyerukan untuk merapatkan barisan dan menyampaikan mengenai situasi bangsa kita hari demi hari semakin banyak persoalan dan kebijakan yang tidak mementingkan kepentingan rakyat Indonesia,” ujarnya.
Bahkan untuk menggambarkan aksinya tersebut, Muzammil menggunakan judul aksi “Indonesia Cemas 2025”.
“BEM SI mengintruksikan dan mengajak semua untuk ikut serta membersamai melakukan Aksi Nasional INDONESIA (C)EMAS turun kejalan pada Senin 28 Juli 2025, 14.00 WIB di Patung Kuda, Istana Negara,” pungkasnya.
Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam aksi unjuk rasa BEM SI Rakyat Bangkit tersebut. Mulai dari pengawalan terhadap Revisi Undang-Undang KUHAP. Kemudian tuntutan penegakan hukum atas kasus Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) yang divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor selama 4,5 tahun penjara dan denda Rp750 juta dengan hastag #JusticeForTomLembong.
Selain itu, BEM SI pun menolak penulisan ulang sejarah Indonesia yang dinilai bakal mengubur sejarah asli di Indonesia. Lalu soal dukungan terhadap RUU Perampasan Aset serta RUU Masyarakat Adat. Begitu juga soal kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat yang dianggap lebih banyak tidak menguntungkan dari sisi Indonesia.

