JAKARTA – Pasukan Operasi Khusus Ukraina pada Sabtu (5/7) melancarkan serangan terhadap pangkalan udara Borysoglebsk di Wilayah Voronezh, Rusia, demikian disampaikan oleh Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.
Operasi ini merupakan bagian dari upaya yang terus dilancarkan Ukraina untuk melemahkan kemampuan serangan udara Rusia terhadap Ukraina, kata staf umum tersebut dalam sebuah pernyataan.
Ukraina mengklaim bahwa pangkalan udara itu berfungsi sebagai markas bagi jet tempur Su-34, Su-35S, dan Su-30SM milik Rusia.
“Sebuah gudang yang berisi bom luncur, sebuah pesawat latih, dan kemungkinan pesawat tambahan terkena serangan tersebut,” demikian disampaikan Pasukan Operasi Khusus Ukraina, dikutip Holopis.com, Minggu (6/7).
Sementara itu pada hari yang sama, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sistem pertahanan udaranya berhasil menembak jatuh lebih dari 100 drone Ukraina di berbagai wilayah Rusia dalam semalam.
Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin, mengatakan di media sosial bahwa dua drone yang terbang menuju Moskow berhasil dihalau.
Di sisi lain Gubernur Voronezh Aleksandr Gusev menyatakan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat serangan tersebut, meskipun sebuah jaringan listrik di salah satu kotamadya di wilayah itu mengalami kerusakan karena puing-puing drone yang jatuh.
Sebagai tambahan informasi Sobat Holopis, perang antara Rusia dan Ukraina sudah berlangsung selama tiga tahun. Rusia sudah secara perlahan diketahui meluaskan wilayah mereka, di mana terletak sebagian besar di wilayah timur Ukraina.


