MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

JK Sesalkan Perusakan Rumah Singgah di Cidahu Sukabumi

0 Shares

JAKARTA – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Muhammad Jusuf Kalla (JK) sangat menyesalkan insiden pembubaran kegiatan ibadah dan perusakan bangunan tempat beribadah yang terjadi di Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu 29 Juni 2025.

JK meminta aparat mengusut tuntas peristiwa tersebut dan menindak secara tegas dan adil serta menyelesaikan akar masalahnya.

- Advertisement -

“Kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini secara adil, transparan, dan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Termasuk menyelesaikan akar masalahnya,” kata JK dalam keterangannya yang diterima Holopis.com, Selasa (1/7/2025).

Kemudian, mantan Wakil Presiden RI tersebut meminta agar seluruh pelaku yang terlibat dapat diproses dengan tegas, agar insiden semacam itu tidak lagi dinormalisasi oleh masyarakat.

- Advertisement -

“Penegakan hukum yang tegas sangat penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa depan,” ujarnya.

Selain itu, JK juga mengimbau masyarakat, untuk menahan diri dan tetap mengedepankan prinsip dialog dalam menyelesaikan masalah. Menurutnya, saling hormat-menghormati satu sama lain karena perbedaan agama dan ras menjadi kekuatan utama bagi persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Menjaga kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama merupakan kunci penting dalam mewujudkan dan tetap menjaga persatuan bangsa,” tegas JK.

Lebih lanjut, Juruf Kalla pun menyatakan bahwa Dewan Masjid Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat persatuan dan mendorong terciptanya kehidupan beragama yang rukun dan harmonis.

“Saya berharap semua pihak bisa menahan diri dan mengedepankan penyelesaian yang bermartabat demi menjaga persatuan bangsa,” pungkasnya.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa telah terjadi perusakan yang dilakukan sejumlah orang di sebuah rumah singgah atau vila di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi pada hari Minggu, 29 Juni 2025 lalu. Situasi ini membuat heboh masyarakat, apalagi video aktivitas masyarakat tersebut viral di media sosial.

Terkait dengan hal itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian secara mengatakan, bahwa kasus tersebut saat ini sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sejauh ini sudah ada 9 (sembilan) orang saksi yang diperiksa dan dimintai keterangan.

“Dari pemilik bangunan atau korban, benar membuat laporan, dan laporan dengan cepat ditangani oleh pihak Polres Sukabumi dan saat ini sedang proses penyelidikan, namun komunikasi antara pihak kami juga masih berjalan,” ujar Samian.

Kemudian, AKBP Samian menyebut, dugaan penyebab terjadinya insiden tersebut, alasannya warga tersulut emosi karena rumah singgah tersebut kerap dijadikan tempat beribadah. Menurutnya, hal tersebut menimbulkan mispersepsi sehingga warga mempertanyakan izin sebagai tempat ibadahnya umat kristiani.

“Jadi bangunan yang ada dijadikan rumah singgah, kemudian saat kejadian itu ditemukan oleh warga sedang digunakan ibadah. Nah inilah mispersepsi yang terjadi, sehingga dari mispersepsi itu terjadi kesalah pahaman dan terjadi sedikit insiden,” cetusnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru