JAKARTA – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Minggu (22/6) mengeluarkan Peringatan Keamanan Global (Worldwide Caution Security Alert), mengimbau warga negara AS yang berada di luar negeri untuk meningkatkan kewaspadaan.
Imbauan kewaspadaan itu dilakukan setelah eskalasi yang terjadi antara Isral, Iran, dan Amerika Serikat.
“Konflik antara Israel dan Iran telah menyebabkan gangguan perjalanan dan penutupan wilayah udara secara berkala di seluruh Timur Tengah,” demikian bunyi pemberitahuan itu, diikutip Holopis.com, Senin (23/6/2025).
AS mengatakan ada potensi unjuk rasa yang akan menargetkan warga negara, serta kepentingan-kepentingan Amerika Serikat di luar negeri.
“Ada potensi terjadinya unjuk rasa yang menargetkan warga negara dan kepentingan-kepentingan AS di luar negeri. Departemen Luar Negeri AS mengimbau warga negara AS di seluruh dunia untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata pernyataan tersebut.
Sebagai ingformasi, AS telah menyerang tiga fasilitas nuklir utama di Iran pada Sabtu (21/6), mengeklaim bahwa serangan tersebut telah menghancurkan program nuklir Iran.
Pada Sabtu malam waktu setempat, Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa setiap serangan balasan oleh Iran terhadap AS akan dibalas dengan kekuatan yang jauh lebih besar daripada apa yang disaksikan malam ini.
Departemen tersebut pada pekan lalu memperingatkan para pelancong AS untuk tidak melakukan perjalanan ke Israel, Gaza, dan Tepi Barat karena adanya konflik bersenjata, terorisme, dan kerusuhan sipil.


