MotoGP 2025 : Lima Pemenang Berbeda dalam Lima Seri

0 Shares

JAKARTA – MotoGP Inggris 2025 kembali menjadi panggung drama penuh kejutan di musim MotoGP 2025. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) keluar sebagai pemenang setelah balapan yang penuh insiden, bendera merah, dan comeback tak terduga.

Kemenangan ini menandai dirinya sebagai pembalap ke-11 yang berbeda yang mampu meraih kemenangan musim ini membuktikan bahwa MotoGP 2025 adalah musim paling kompetitif dalam satu dekade terakhir.

Balapan di Silverstone seolah punya “mantra” untuk menghadirkan juara baru setiap tahunnya, dan akhir pekan lalu tak terkecuali. Drama sudah terjadi sejak awal: Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) mengalami highside akibat perangkat holeshot yang gagal bekerja sempurna, menyebabkan ia terjatuh hanya beberapa detik setelah start.

Satu lap berselang, kakaknya  Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) juga mengalami nasib serupa di Tikungan 11, menghapus harapan Ducati untuk menguasai podium.

Namun, kekacauan belum selesai. Insiden tumpahan oli akibat kecelakaan Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46) dan wildcard Aleix Espargaro (Honda HRC Test Team) di Vale chicane memicu pengibaran bendera merah. Seluruh pembalap mendapat kesempatan restart karena balapan dihentikan kurang dari tiga lap.

Restart Penuh Ketegangan, Bezzecchi Bangkit dari Posisi 11

Pada balapan ulang, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) melesat bagaikan roket, menciptakan celah signifikan dari para pesaingnya. Jack Miller (Prima Pramac Yamaha) dan Johann Zarco (CASTROL Honda LCR) sempat mengekor di posisi dua dan tiga. Namun, Bezzecchi perlahan menunjukkan taringnya. Start dari posisi ke-11, ia naik posisi demi posisi dan akhirnya berhasil merebut posisi kedua dari Zarco.

- Advertisement -

Ketika Quartararo terlihat hampir tak terkejar, malapetaka datang: sistem rear ride-height motornya mengalami gangguan. Momen inilah yang dimanfaatkan Bezzecchi dengan cerdas. Ia menyodok ke depan dan menutup balapan sebagai juara kemenangan perdananya bersama Aprilia. Zarco finis kedua, dan secara dramatis Marc Marquez mampu menyalip Morbidelli di garis finis dengan selisih hanya 0,017 detik untuk mengamankan podium ketiga.

Zarco Samai Rekor, Ducati Mulai Goyang?

Podium Zarco menorehkan catatan sejarah tersendiri. Ia kini menjadi pembalap yang meraih podium bersama tiga pabrikan berbeda Yamaha, Ducati, dan Honda menyamai rekor Maverick Vinales yang melakukannya bersama Suzuki, Yamaha, dan Aprilia.

Di sisi lain, dominasi Ducati mulai dipertanyakan. Meski motor Desmosedici GP25 tetap jadi salah satu yang paling kompetitif, hanya satu pembalap Ducati yang berhasil naik podium di Silverstone. Ini pertama kalinya sejak 2021 Ducati nyaris absen sepenuhnya dari podium Silverstone.

Lima GP, Lima Pemenang Berbeda: Siapa Selanjutnya di Aragon?

Bezzecchi menjadi pemenang kelima berbeda dalam lima seri terakhir. Sebelumnya, Pecco Bagnaia menang di COTA, Marc Marquez di Lusail, Alex Marquez di Jerez, dan Zarco di Le Mans. Fakta ini semakin mempertegas bahwa musim ini sangat terbuka tidak ada satu pun pabrikan yang mendominasi.

Aragon kini menanti sebagai seri berikutnya. Trek tersebut dikenal sebagai “rumah kedua” bagi Marc Marquez, tetapi dengan form rider-rider lain yang semakin konsisten dan pabrikan yang kian kompetitif, tak ada jaminan siapa pun akan mendominasi.

MotoGP 2025 adalah musim yang penuh kejutan, strategi, dan aksi kelas dunia. Siapa yang akan naik podium berikutnya? Saksikan terus dan jangan lewatkan setiap dramanya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU