Polisi Gelar Perkara Kasus Ijazah Jokowi Pekan Ini

0 Shares

JAKARTA – Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan proses gelar perkara kasus ijazah palsu mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) akan digelar pekan ini. Gelar perkara untuk menentukan status penyelidikan.

“Tindak lanjut berikutnya penyidik akan melakukan gelar perkara pada minggu ini. Apa yang dihasilkan dalam proses penyelidikan ini akan disampaikan secara terbuka dan transparan,” kata Brigjen Trunoyudo sepeti dikutip Holopis.com, Selasa (20/5/2025).

- Advertisement -Hosting Terbaik

Trunoyudo memastikan bahwa hasil gelar perkara akan disampaikan publik secara transparan dan akuntabel. Saat ini, penyidik masih menunggu hasil identifikasi secara forensik ijazah dari Jokowi tersebut.

“Tahapan tentu dilakukan secara prosedural dan profesional kemudian juga menunggu hasil dari laboratorium forensik,” ujarnya.

- Advertisement -

Diketahui, Jokowi duduk sebagai terlapor atas tindak lanjut dari aduan dilayangkan oleh Ketua TPUA Egi Sudjana pada 9 Desember 2024 dan diterima sebagai Laporan Informasi dengan Nomor: LI/39/IV/RES.1.24./2025/Direktorat Tindak Pidana Umum pada 9 April 2025.

Jokowi juga hadir hari ini memenuhi panggilan penyidik Bareskrim untuk mengklarifikasi terkait ijazah. Selain itu, Jokowi juga mengambil ijazah miliknya yang sempat dipegang oleh Bareskrim beberapa hari lalu.

Jokowi Jalani Pemeriksaan di Bareskrim Polri

Diketahui Sobat Holopis, bahwa Joko Widodo (Jokowi) telah memenuhi undangan tim penyidik dari Bareskrim Polri terkait dengan laporan dugaan ijazah palsu. Ia mengaku dicecar 22 pertanyaan oleh petugas terkait dengan perkara tersebut.

“Ada 22 pertanyaan yang tadi disampaikan, ya sekitar ijazah, dari SD, SMP, SMA, sampai universitas. Juga yang berkaitan dengan skripsi dengan kegiatan saat mahasiswa, saya kira di sekitar itu,” tutur Jokowi, Selasa 20 Mei 2025.

Dalam keterangannya kepada jurnalis, Jokowi sebenarnya mengaku seduh mengapa sengkarut ijazah tersebut harus sampai bergulir di ranah hukum. “Saya sebetulnya sedih kalau proses hukum mengenai ijazah ini maju lagi ke tahapan berikutnya. Saya kasihan,” ujarnya.

Namun demikian, Jokowi menilai langkah ini sudah sangat tepat untuk mengakhiri polemik yang sudah muncul sejak beberapa tahun yang lalu itu, yakni tudingan mengenai ijazah dirinya palsu.

“Tapi ya ini kan sudah keterlaluan,” ujar Jokowi.

Oleh sebab itu, Presiden dua periode tersebut mempersilakan semua proses hukum berjalan sesuai dengan semestinya.

“Jadi, ya kita tunggu proses hukum selanjutnya,” tukasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis