JAKARTA – Bencana banjir bandang merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir bandang yang terjadi pada Selasa (13/5) masih menyisakan penderitaan warga setempat. Desa terdampak berada di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro.
“Sejumlah titik di des aitu masih belum dapat mengakses jalan lintas Sumber Langsep karena tertutup material pasir dan batu yang terbawa banjir,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (15/5).
Selain itu, laporan BPBD Kabupaten Lumajang menyebutkan warga Dusun Kebondeli Selatan terancam dampak banjir bandang susulan apabila tanggul penahan tebing jebol.
“Banjir berdampak pada 139 KK atau 512 jiwa,” imbuhnya.
Menyikapi bencana tersebut, Abdul terus mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu siap siaga dan waspada. Meskipun memasuki musim pancaroba, potensi bencana hidrometeorologi tetap perlu diwaspadai.
“Pantau informasi cuaca dan iklim dari dari laman resmi pemerintah. Sedangkan ancaman karhutla, BNPB meminta semua pihak untuk turut memantau apabila terjadi titik api di wilayah sejak dini,” imbaunya.


