Pengamat Sebut Hubungan China dan Rusia Makin Baik, Apa Dampaknya?
JAKARTA - Para pakar Rusia mengatakan bahwa hubungan China-Rusia yang stabil menyuntikkan kestabilan ke dalam dunia yang penuh gejolak. Beberapa pakar mengatakan bahwa hubungan antara China dan Rusia semakin kuat dan semakin produktif. Salah satu peneliti mengatakan bahwa hubungan Rusia dan China semakin berkembang
Kepala Peneliti Institut China dan Asia Modern di Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Vladimir Petrovsky mengatakan bahwa hubungan China dan Rusia menunjukkan pembentukan tatanan dunia yang lebih adil.
"China dan Rusia bersama-sama membentuk tatanan dunia multipolar yang lebih adil dan berkelanjutan. Dalam kerangka ini, mekanisme multilateral seperti BRICS dan Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organization/SCO) muncul dan terus berkembang, dengan kedua negara mempertahankan koordinasi yang solid dalam platform-platform ini,” kata Vladimir, dikutip Holopis.com, Selasa (13/5).
Sementara itu Direktur di Institut China dan Asia Modern di Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Kirill Babayev mengatakan bahwa hubungan China dan Rusia memang semakin berkembang secara stabil.
"Hubungan antara kedua negara kita terus menguat dan berkembang secara stabil dalam hal kerja sama di bidang ekonomi, kolaborasi strategis, dan koordinasi kebijakan luar negeri,” kata Kirill.
Sebelumnya diberitakan Holopis.com, Presiden China Xi Jinping mengatakan pada Kamis (8/5) bahwa China dan Rusia harus mempertahankan tekad dan koordinasi strategis di saat dunia sedang memasuki periode baru turbulensi dan transformasi. Hal itu terjadi ketika kedua negara sedang memiliki hubungan yang sangat kompleks dengan Amerika Serikat.
Xi melontarkan pernyataan tersebut saat berbincang sembari minum teh dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di kantor kepresidenan Rusia, Kremlin, di Moskow.
“Selama China dan Rusia mempertahankan tekad dan koordinasi strategis, tidak ada kekuatan yang dapat menghentikan kedua negara untuk mencapai pembangunan dan revitalisasi masing-masing, tidak ada kekuatan yang dapat menggoyahkan fondasi kuat dari persahabatan yang telah terjalin lama di antara kedua bangsa, dan tidak ada kekuatan yang dapat membendung arah tren menuju dunia multipolar dan globalisasi ekonomi,” kata Xi.