JAKARTA – Setelah kegagalan di MotoGP Amerika 2025, Marc Marquez bangkit dan meraih kemenangan gemilang di MotoGP Qatar 2025 kemenangan pertamanya di Sirkuit Lusail sejak musim 2014.
Balapan penuh drama ini awalnya diwarnai start apik Marquez dari pole position. Namun, kontak dengan saudaranya, Alex Marquez (BK8 Gresini Racing), di tikungan pertama membuat salah satu aero belakang motornya rusak. Posisi pimpinan sempat direbut Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team), yang tampil agresif sejak awal.
Sementara itu, Alex Marquez kembali terlibat insiden saat bersaing sengit dengan Fabio Di Giannantonio. Kontak antar keduanya membuat Alex dijatuhi Long Lap Penalty dan Diggia terlempar dari 20 besar. Di tengah kekacauan, Francesco Bagnaia mencoba memanfaatkan situasi dan sempat menduduki posisi kedua usai melewati Marquez pada Lap 5.
Namun, kejutan datang dari Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3). Setelah melesat kencang dari tengah lomba, Vinales menyalip Marquez dan merebut pimpinan lomba dari Morbidelli di Lap 11. Tapi dominasi itu tak bertahan lama.
Marquez mulai menyusun serangan balik. Dengan strategi manajemen ban yang matang, ia kembali merangsek ke depan. Pada Lap 17, ia menyalip Vinales di Tikungan 6 dan langsung menjauh. Tak terbendung lagi, Marquez mencatat dua kali fastest lap dalam empat lap terakhir dan mengunci kemenangan di Lusail.
Sayangnya, meskipun finis kedua di lintasan, Vinales dijatuhi penalti 16 detik karena pelanggaran tekanan ban. Hasilnya, posisi dua diberikan kepada Bagnaia, dan Morbidelli resmi naik podium di urutan ketiga—podium perdananya musim ini bersama tim VR46.
Johann Zarco (Castrol Honda LCR) tampil memukau dengan finis keempat, diikuti oleh rookie sensasional Fermin Aldeguer yang mengungguli rekan setimnya Alex Marquez di posisi kelima.
Fabio Quartararo membawa Yamaha ke posisi ketujuh, diapit Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi di P8 dan P9. Dengan Vinales turun ke P14, Luca Marini (Honda HRC Castrol) pun naik ke 10 besar.
Namun, catatan kelam datang dari Jorge Martin (Aprilia Racing). Juara Dunia bertahan itu mengalami kecelakaan keras di Tikungan 12 pada Lap 14 dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani CT scan. Kondisinya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari tim medis.

