JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (10/4), dimana indeks harga saham Indonesia itu berada di posisi 6.270,61.
Berdasarkan data RTI Bussines, IHSG langsung meroket ke level 6.237,50, atau naik 269,52 poin yang setara dengan penguatan 4,52 persen.
Diketahui, penguatan IHSG pada pagi ini didorong oleh penundaan tarif impor yang masuk ke Amerika Serikat (AS) selama 90 hari.
Diberitakan sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif impor dari Indonesia ditunda dan dipangkas, dari yang awalnya sebesar 32 persen menjadi hanya 10 persen.
Karena hal itu, mayoritas saham pada hari ini bergerak positif. Tercatat sebanyak 444 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 53 saham melemah dan 91 saham lainnya stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.09 WIB sebanyak Rp2,98 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 3,25 miliar saham.
Trump Melaunak soal Tarif Impor
Trump akhirnya melunak soal, pengenaan tarif resiprokal (timbal balik) AS yang menyasar hampir seluruh negara di dunia.
Demikian pula halnya bagi Indonesia, yang awalnya terkena tarif timbal balik sebesar 32 persen. Kini, barang-barang Indonesia yang masuk ke AS hanya dikenakan tarif sebesar 10 persen.
Trump mengumumkan penghentian sementara tarif selama 90 hari bagi sebagian besar negara, kecuali Tiongkok. Alih-alih dipangkas, tarif impor AS bagi negeri tirai bambu itu justru dinaikkan menjadi 125 persen.
Trump mengumumkan semua negara yang tidak membalas tarif AS akan menerima penangguhan hukuman, dan hanya menghadapi tarif AS menyeluruh, yakni sebesar 10 persen.
Keputusan tersebut merupakan tarif pemangkasan sementara yang Trump kenakan, hingga batas waktu Juli 2025 mendatang.


