JAKARTA – Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno akhirnya resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2025 – 2030. Usai dilantik oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto di Istana Negara, keduanya melanjutkan proses serah terima jabatan di Balaikota DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Selain proses sertijab, yang menarik perhatian ialah kehadiran jajaran gubernur terdahulu seperti Sutiyoso, Fauzi Bowo, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hingga Anies Baswedan. Pramono menilai kehadiran para pendahulunya ini seolah menjadi dukungan semesta untuk masa depan Jakarta yang lebih baik di masa yang akan datang.
“Ini menunjukan seperti yang disebutkan pak (Pj) Gubernur tadi semesta mendukung. InsyaAllah Jakarta ini pasti akan lebih baik ke depan,” ucapnya di lokasi.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga secara gamblang turut menyinggung hubungan antara dua Gubernur sebelumnya yakni Ahok dan Anies. Sebagaimana diketahui, hubungan keduanya sempat diwarnai ketegangan sebelumnya.
“San saya sangat bergembira sekali. Apalagi kalau Pak Anies dan Mas Ahok sudah rukun dan damai. Saya juga bersyukur yang dulu yang namanya Forkabi dan FBR sekarang rukun banget ini menunjukkan Jakarta menatap ke depan untuk bekerja secara serius dan sungguh-sungguh,” ucapnya.
Pramono berjanji akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh para pendahulunya untuk kepentingan kemajuan Jakarta. Dalam 100 hari kerja, ia dan bang Doel akan berupaya menunaikan janji kampanye mulai dari Penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS) serta pemutihan ijazah bagi warga yang membutuhkan.
“Kita konsentrasi kerja untuk memenuhi janji-janji dan belanja masalah yang pada waktu itu kita lakukan terutama hal yang berkaitan dengan Quick Win 40 program untuk 100 hari kerja,” sebutnya.
Di luar itu, Anies Baswedan turut mengucapkan rasa bahagia atas pelantikan Pramono Anung dan Rano Karno. Anies berharap kehadiran pemimpin baru juga bisa membawa harapan dan Jakarta baru yang jauh lebih baik.
“Selamat buat Mas Pram-Bang Doel, semoga hari baik ini jadi awalnya yang baik buat Jakarta, yang akan hadir pemerintah untuk mereka yang lemah, memberikan kesetaraan dan rasa keadilan dan kemajuan,” tutupnya.

