Bahkan, Prasetyo juga menyatakan pemerintah sangat memperjuangkan apa yang sebenarnya dituntut oleh Mahasiswa. Mulai dari kualitas pendidikan yang baik, akses pendidikan yang mudah, bahkan layanan pendidikan gratis.
“Kita pun menghendaki kualitas pendidikan yang berkualitas. Saudara menghendaki pendidikan yang layak, pendidikan yang murah, itu yang sedang kami perjuangkan. Mari kita kawal bersama-sama,” tegasnya.
Dengan demikian, Prasetyo yang menyatakan diri sebagai abang dari para Mahasiswa akan membuka dengan tangan terbuka sebagai representasi pemerintahan Prabowo Gibran untuk berdialog secara konstruktif agar apa yang diperjuangkan dapat tercapai.
“Sekarang tugas saya, tak usah sebagai Menteri, tapi kakakmu lah, abangmu lah, abangndamu lah, mari kita duduk bersama, semua bisa dibicarakan, semua bisa didiskusikan. Semua saudara-saudara punya saluran untuk menyampaikan,” tutur Prasetyo.
“Bukan berkegiatan seperti ini tidak diperbolehkan, tidak. Ini sesuatu yang sah dilindungi UU. Saya minta pak Kapolda ini adik-adik kita semua,” sambungnya.
Usai bertemu dengan Prasetyo sebagai Mensesneg, para Mahasiswa pun sepakat untuk mengakhiri aksi dan meninggalkan lokasi dengan sangat tertib.

