Hastag Kabur Aja Dulu Rentan Ditunggangi Mafia TPPO

552
0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMRoy Shakti mengingatkan bahwa ada bahaya besar dari maraknya tagar #KaburAjaDulu. Sebuah hastag yang saat ini menjadi trending dan menyerukan anak-anak Indonesia untuk Kabur Aja Dulu ke luar negeri.

Bahaya besar yang disampaikan Roy adalah praktik tindak pidana perdagangan orang atau TPPO.

“Gue curiga hastag Kabur Aja Dulu itu ditumpangin oleh para penipu-penipu di luar negeri, bandar-bandar TPPO,” kata Roy dalam videonya yang dikutip Holopis.com, Rabu (19/2/2025).

Hastag ini menurut Roy memiliki pola yang sangat mudah dibaca. Di mana Kabur Aja Dulu diramaikan dan membuat banyak orang Indonesia terhipnotis seolah mereka tidak akan baik-baik saja tinggal di Indonesia.

Lantas muncul tawaran dari sejumlah pihak untuk mengajak mereka kerja di luar negeri agar kehidupan bisa lebih baik dengan tawaran gaji dan imbalan besar.

“Karena entar polanya apa, hastag Kabur Aja Dulu rame nih, orang malah nggak nyaman di Indonesia. Kemudian tiba-tiba nih ada di tetanggamu temanmu atau orang di sosmed yang nawarin kamu kerja ke Thailand ke Jepang dengan gaji yang belasan juta, puluhan juta,” ujarnya.

- Advertisement -

Dari iming-iming imbalan besar di luar negeri, maka masyarakat akan tertarik dan mau mendaftar dengan menyerahkan passport.

“Entar masuklah ke situ, lu tertarik. Udah enggak perlu syarat apa-apa, mudah cuman pasport aja, habis itu lu kasih pasport lu, berangkat,” imbuhnya.

Nah, dari sanalah lingkaran setan itu akan menjerat masyarakat yang terkena tipu daya tersebut. Akhirnya, bukan ditempatkan di negara tujuan dan mendapatkan pekerjaan yang layak di luar negeri, malah dikirim ke pebisnis scamming.

“Sampai sana lu dikirim ke Myanmar ke Kamboja, jadi scammer-scammer, lost camp itu kan, dan setelah itu lu akan bikin video minta tolong Pak Prabowo minta tolong Pak Jokowi, eh Pak Jokowi, eh pak Jokowi udah pensiun,” ketusnya.

“Gitu aja terus, muter aja terus lingkaran setannya, ya. Ayo, ayo nyadar gak kalian,” sambung Roy.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU