JAKARTA – Nama Abidzar Al-Ghifari saat ini tengah menjadi sorotan hangat karena film terbarunya persembahan rumah produksi Falcon Picture akan segera tayang. Film berjudul ‘A Bussiness Proposal’ ini dijadwalkan tayang perdana di seluruh bioskop tanah air pada 6 Februari mendatang.
Film ‘A Bussines Proposal’ merupakan remake dari drama televisi asal Korea Selatan dengan judul yang sama. Dalam versi aslinya, drama ini dibintangi oleh aktor dan artis kenamaaan asal negeri gingseng yakni Ahn Hyo Seop memerankan tokoh Kang Tae Moo dan Kim Se Jeong sebagai Shin Ha Ri
Sementara pada versi Indonesia, kedua karakter tersebut diperankan oleh Abidzar sebagai utama dan Ariel Tatum sebagai Sari.
Namun jelang perilisannya, Abidzar justru tidak hanya membuat penggemar drama tersebut tetapi juga penggemar Korea Pop (K-Pop) kecewa. Bahkan, anak dari mendiang Ustad Jefri Al-Buchori itu menjadi bulan-bulanan netizen.
Kritikan tajam muncul setelah Abidzar menyebut ia tidak menonton versi dari drama aslinya lantaran ingin membangun karakternya sendiri. Bahkan, baru-baru ini dalam sebuah podcast, aktor kelahiran 13 April 2001 ini sempat menyinggung tentang penggemar fanatik. Tak Ayal, banyak orang yang menyebut Abidzar tidak pantas memerankan versi remake bahkan membandingkannya dengan Ahn Hyo Seop.
Mengetahui banyak mendapat kritik tajam, Abidzar tampak tenang dan tidak begitu mengambil pusing. “Kalau down sih nggak, karena gue menerima. Kalau gue nggak menerima, mungkin gue down. Tapi karena gue menerima, jadi gue nggak down. Buktinya gue di sini sekarang,” tegas Abidzar dalam gala premiere filmnya tersebut di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.
Abidzar mengaku ia akan menerima semua kritikan yang diarahkan padanya. Semua kritikan tersebut menurut aktor 23 tahun ini akan menjadi sehuah pelajaran berharga dalam hidupnya.
“Ini akan jadi pembelajaran buat gue. Apa yang terjadi ini menjadi hal baik ke depan. Gue nggak menutup diri dari segala kritikan dan masukan. Gue akan terima,” sebutnya.
Selain itu, Abidzar merasa bersyukur karena mendapat dukungan penuh dari tim produksi film ini. Inilah yang membuatnya bisa melewati semua hujatan dengan tenang hingga saat ini.
“Dukungan dari teman-teman semua, pihak Falcon Pictures ada di belakang dan di samping gue. Bahkan sebelum penayangan pun, mereka bilang, ‘Are you okay?,” tutupnya.
Film ‘A Business Proposal’ versi Indonesia berpusat pada tokoh Sari (Ariel Tatum) yang diceritakan sebagai seorang analis makanan. Ia bekerja di sebuah perusahaan bernama Bowo Foods. Meski dikenal sebagai sosok yang ceria, Sari juga menghadapi berbagai masalah keuangan. Suatu ketika, sahabatnya Yasmin (Caitlin Halderman) meminta Sari untuk menggantikan posisinya dalam sebuah kencan buta.
Tanpa ia ketahui, pria yang akan Sari temui ternyata adalah Utama (Abidzar Al-Ghifari), seorang pewaris Bowo Foods yang dikenal dingin dan serius. Sama seperti Yasmin, Utama sendiri rupanya enggan mengikuti kencan tersebut. Akan tetapi, ia terpaksa melakukannya lantaran didesak kakeknya, yang diperankan oleh Slamet Rahardjo.
Saat kencan berlangsung, Sari menutupi dan menyembunyikan identitasnya sebagai karyawan di perusahaan tempat Utama bekerja. Dari situ kisah romansa mereka dimulai hingga menciptakan serangkaian situasi yang lucu dan penuh ketegangan.

