HOLOPIS.COM, KARAWANG – Ratusan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menuntut pencairan uang pensiun atau kadeudeuh yang belum diterima dari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) setempat.
Juhdiana, salah satu mantan PNS di Pemkab Karawang, menyampaikan keresahan para pensiunan yang sudah bertahun-tahun belum menerima hak mereka.
“Banyak pensiunan yang belum menerima uang pensiun dari Korpri Karawang, padahal ini sudah ditunggu sejak lama,” ujar Juhdiana seperti dikutip Holopis.com, Rabu (2/10).
Menurut Juhdiana, selama masih aktif sebagai PNS, para pegawai diwajibkan menyetor iuran bulanan kepada Korpri. Sehingga, saat memasuki masa pensiun mereka seharusnya berhak menerima uang kadeudeuh sebesar Rp14 juta, hasil dari iuran tersebut.
Pada Selasa (1/10) kemarin, perwakilan pensiunan PNS tahun 2022 dan 2023 mendatangi kantor Korpri Karawang guna meminta penjelasan terkait belum cairnya uang kadeudeuh tersebut.
Mereka juga mempertanyakan kapan hak mereka akan diberikan, pasalnya sudah ada PNS yang baru pensiun di tahun 2024 namun telah menerima hak tersebut.
“Ini bukan aksi demonstrasi, kami hanya ingin audiensi, meminta penjelasan kapan hak kami akan diberikan,” tegasnya.
Hingga kini, berdasarkan data yang diperoleh, tercatat sekitar 700 pensiunan PNS yang belum menerima uang kadeudeuh sebesar Rp14 juta per orang.
Sementara itu, sejumlah pengurus Korpri Karawang yang dimintai keterangan terkait masalah ini belum bersedia memberikan komentar.