HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sammy Simorangkir merasa sangat kehilangan sang ayah, D.N Simorangkir yang meninggal pada hari Selasa (6/8) silam. Sammy mengatakan dalam proses kehilangannya, hatinya terasa naik turun bagaikan roller coaster.
Di akun Instragram-nya, Sammy mengatakan semua tenaganya terkuras demi mengusahakan kesembuhan ayah tercinta.
“Beberapa bulan terakhir, roller coaster rasanya pa, pikiran hati, biaya, dan tenaga terkuras hanya untuk supaya papa sembuh. Semua upaya aku lakukan pa,” kata Sammy di akunnya @sammysimorangkir, dikutip Holopis.com, Kamis (8/8).
Setelah semua usaha ia lakukan, ia pun hanya bisa pasrah dan mendoakan agar ayahnya bisa pergi dengan tenang tanpa rasa sakit.
“Bahkan doaku sudah bukan untuk kesembuhan papa lagi, tapi supaya papa pergi dengan tenang tanpa kesakitan, dan memang itu yang dijawab Tuhan,” katanya.
Anak Bungsu yang Selalu Merindukan Sosok Ayah
Pelantun lagu Kaulah Segalanya itu juga mengatakan bahwa sosoknya akan selalun menjadi seorang anak bungsu yang merindukan sang ayah.
“Aku tetaplah anak bungsumu, tetap anak yang selalu merindukan papa, maafkan aku ya pa. Cuma segitu usaha yang bisa ku kasih,” kata Sammy.
“Belum ada apa-apanya dengan semua jasa papa untuk aku,” lantjunya.
Sammy mengatakan bahwa ayahnya adalah sosok yang sangat lembut. Bahkan di dalam kesakitannya. Ia masih mendoakan banyak orang. Setelah ditinggal sang ayah yang selalu berbuat biak di dunia, Sammy berjanji akan menjaga ibunya di dunia.
“Ijinkan kami supaya diberi kekuatan untuk merawat Mama ya pa, papa sudah senang kan? Sudah ketemu opung di sana pa? Jaga kami dari atas sana ya Pa,” kata Sammy.
Sebagai informasi, D.N Simorangkir ayah Sammy meninggal dunia di usia 81 tahun. Jenazah D.N Simorangkir saat ini sedang disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto.

