HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Lestari Priansari Marsudi menyampaikan, bahwa kunjungan Gubernur Jenderal Australia, David Hurley ke Bogor untuk menemui Presiden Republik Indonesia Joko Widodo adalah untuk membahas penguatan hubungan bilateral antar kedua negara sahabat.
Salah satu materi pertemuan antara David dengan Jokowi tersebut dikatakan Retno adalah, membahas bagaimana melakukan upaya bersama peningkatan kontak antar-masyarakat.
“Beliau kan sebagai gubernur jenderal sehingga pada saat pembicaraan bilateral lebih kepada upaya untuk memperkuat people to people contact,” kata Retno di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/5) seperti dikutip Holopis.com.
Menurutnya, fokus utama dalam memperkuat hubungan tersebut adalah dengan memperkuat pengajaran bahasa. Indonesia meningkatkan pengajaran bahasa Inggris, sementara Australia memperkuat pengajaran bahasa Indonesia.
“Kita yakin bahwa bahasa akan menjadi jembatan yang sangat baik bagi upaya kita untuk mendekatkan people to people contact,” ujarnya.
Di samping itu, Gubernur Jenderal Australia, yang juga salah satu pendiri Ikatan Alumni Pertahanan Indonesia-Australia, selama ini juga telah aktif dalam berbagai inisiatif seperti pertukaran pemuda dan dialog antaragama.
Presiden Jokowi juga tampak senang dengan kunjungan sahabatnya itu ke Istana Kepresidenan Bogor. Apalagi hari ini merupakan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Australia.
“Hari ini saya menerima kunjungan Gubernur Jenderal Australia, David Hurley, sekaligus memperingati 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia – Australia,” kata Presiden Jokowi.
Kemudian, orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut menerangkan bahwa pertemuan dirinya dengan David bukan sebatas kunjungan biasa. Akan tetapi akan upaya dan tekad bersama untuk semakin memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dengan Australia.
“Pertemuan formal ini juga mempererat hubungan persahabatan Indonesia dengan Australia, serta memperkuat kerja sama bilateral kedua negara,” pungkasnya.