WHO : Pasien RS di Gaza Butuh Diselamatkan Akibat Kekejian Israel

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Rumah Sakit di Gaza merupakan lokasi yang memprihatinkan dalam pertikaian antara Hamas dan pasukan militer Israel.

Hal tersebut karena Israel kerap menyerang rumah sakit-rumah sakit di Gaza, dengan alasan bahwa anggota Hamas bersembunyi di sana dan menjadikan para pasien sebagai perisai mereka.

Hal ini pun membuat geram pihak internasional. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Gheberyesus mengatakan bahwa jika para pasien tidak dievakuasi dengan cepat dari rumah sakit, maka akan lebih banyak kematian terjadi di tanah Gaza.

“Orang yang membutuhkan evakuasi medis akan meningkat, dan evakuasi medis sudah berjalan lambat,” demikian disampaikan Tedros, dikutip Holopis.com, Kamis (4/4).

“Masyarakat akan meninggal karena tidak mendapat pelayanan baik dari Shifa atau karena lambatnya evakuasi karena tidak bisa dievakuasi,” lanjutnya.

Sementara itu, perwakilan WHO untuk Tepi Barat dan Gaza, Richard Peeperkorn mengatakan bahwa penghancuran Rumah Sakit Al Shifa akan menyebabkan ribuan orang kehilangan layanan kesehatan.

- Advertisement -

Ia menyebutkan bahwa para pasien harus dipindahkan ke fasilitas kesehatan lain di wilayah utara Palestina yang dilanda peran.

“Kita harus menyadari bahwa layanan kesehatan yang disediakan di Gaza tidak mencukupi. Sistem kesehatan saat ini sedang lemah, seperti yang sering kita katakan, ini tidak cukup,” katanya.

Sebagai informasi, saat ini hanya ada sejumlah 10 dari 36 rumah sakit di Gaza yang masih dapat berfungsi. Meski demikian, RS yang berfungsi pun hanya berjalan sebagian.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU