HOLOPIS.COM, JAKARTA – Setidaknya sebanyak tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) dalam denominasi rupiah akan dilelang oleh pemerintah pada Selasa (16/1) besok.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) menjelaskan, bahwa lelang SUN ini dilakukan guna memenuhi target pembiayaan APBN 2024.
Adapun pelaksanaan lelang ini dilakukan dengan mengacu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.08/2019 tentang Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana Domestik.
“Target indikatif lelang Rp24 triliun, target maksimal Rp36 triliun,” tulis DJPPR Kemenkeu dalam keterangan resminya seperti dikutip Holopis.com, Senin (15/1).
Pelaksanaan lelang ini nantinya hanya akan berlangsung selama dua jam, dimulai pada pukul 09.00 WIB, dan ditutup pada pukul 11.00 WIB. Pemerintah diketahui memberikan tenggat waktu penyelesaian transaksi maksimal pada Kamis (18/1).
Adapun tujuh seri SUN tersebut diantaranya yakni sebagai berikut :
- SPN03240417 (New Issuance) : Jatuh tempo 17 April 2024, dengan tingkat kupon Diskonto;
- SPN12250116 (New Issuance) : Jatuh tempo 16 Januari 2025, dengan tingkat kupon Diskonto;
- FR0101 (Re-opening) : Jatuh tempo 15 April 2029, dengan tingkat kupon 6,87500 persen;
- FR0100 (Re-opening) : Jatuh tempo 15 Februari 2034, dengan tingkat kupon 6,62500 persen;
- FR0098 (Re-opening) : Jatuh tempo 15 Juni 2038, dengan tingkat kupon 7,12500 persen;
- FR0097 (Re-opening) : Jatuh tempo 15 Juni 2043, dengan tingkat kupon 7,12500 persen;
- FR0102 (Re-opening) : Jatuh tempo 15 Juli 2054, dengan tingkat kupon 6,87500 persen.

