Selasa, 25 Juni 2024
BerandaNewsPolhukamCak Nun : Indonesia Dikuasai Firaun Bernama Jokowi

Cak Nun : Indonesia Dikuasai Firaun Bernama Jokowi

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Cendekiawan muslim dan budayawan Emha Ainun Najib atau akrab disapa Cak Nun membuat sebuah pernyataan yang cukup menggegerkan di media sosial yang menyangkut Kepala Negara.

Dalam sebuah penggalan video, awalnya Cak Nun membahas mengenai persoalan Pemilu 2024. Namun, di tengah ceramahanya, Cak Nun pun kemudian menyebut bahwa kondisi Indonesia saat ini sudah dikuasai oleh seorang Firaun yang tak lain adalah Jokowi.

“Misalnya hasil pemilu itu kan mencerminkan tingkat kedewasaan rakyatnya kan. Bahkan juga alogaritma pemilu 2024 itu kan ga mungkin menang karena Indonesia dikuasai oleh Firaun yang namanya Jokowi,” kata Cak Nun dalam video tersebut seperti dikutip Holopis.com, Rabu (18/1).

Selain itu, Cak Nun juga menyinggung sejumlah nama lain, termasuk kelompok 9 Naga dan Luhut Binsar Pandjaitan berkaitan dengan Pemilu 2024.

Penerbit Iklan Google Adsense

“Qorun yang namanya Anthony Salim dan 10 Naga terus Haman yang namanya Luhut,” ujarnya.

“Negara kita itu sesempurna dicekel cek wis gaono bocor-bocore oleh Firaun Haman dan Qorun itu seluruh sistem perangkat alat-alat politiknya sudah dipegang mereka semua, kon milih sopo wae ngko wis ono sik menang, nah itu dewasa tegak monggo tapi pokoknya….,” lanjutnya.

Di kesempatan berbeda, Cak Nun pun kemudian nampak tidak berusaha meralat pernyataan yang telah disampaikannya tersebut. Dia pun mengaku ada dorongan spiritual dirinya bisa berkata seperti itu.

“Meneng-meneng aku ki ngomong hal Firaun (diam-diam saya itu ngomong hal Firaun), coba. Dan itu saya kesambet, yo. Kuwi aku ra duwe rencana moro-moro cangkemku mak pecotot (Itu saya tidak ada rencana tahu-tahu mengucap) Firaun, Haman, Qarun. Itu di luar rencana saya dan sama sekali di luar kontrol saya, maka saya tadi saya bikin video sama Sabrang judulnya Mbah Nun Kesambet,” jelasnya.

Cak Nun kemudian berdalih bahwa kesambet yang dia maksud pun bisa berasal dari berbagai hal yang juga belum diketahuinya.

“Kalau itu hidayah, berarti ini Allah sengaja mencototkan sehingga besok akan terjadi dialektika atau metabolisme atau proses-proses yang tidak kita duga,” pungkasnya.

Temukan kami juga di Google News
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029
Sudaryono
BERITA LAINNYA

KPK Menanti Salinan Putusan Bersalah Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanti salinan putusan majelis hakim yang memvonis eks Direktur Utama Pertamina Galaila Karen Kardinah atau Karen Agustiawan bersalah melakukan tindak pidana korupsi terkait pembelian gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) yang telah mengakibatkan kerugian keuangan negara. 

Polda Metro Sudah Tahu Aliran Dana Miliaran Rupiah ke Firli Bahuri

Polda Metro Jaya santai menanggapi keterangan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo perihal adanya aliran dana Rp 1,3 miliar kepada Firli Bahuri.

Firli Bahuri Sebut SYL Bohong soal Terima Rp1,3 Miliar

Mantan Ketua KPK Firli Bahuri meradang dengan tuduhan Syahrul Yasin Limpo mengenai adanya penyerahan uang sebesar Rp 1,3 miliar.

Yasonna Loly Ngaku Takut Ngumpetin Harun Masiku

Menkumham Yasonna H Laoly mengklaim dirinya tidak terlibat dalam upaya pelarian kader PDIP Harun Masiku.

Tindaklanjuti Putusan PT Jakarta, Gazalba Saleh Kembali Dijebloskan KPK ke Bui ? 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menindaklanjuti putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang membatalkan putusan sela majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang membebaskan Gazalba Saleh.

KPK Minta 3 Orang Dicegah Keluar Negeri Gegara Terseret Kasus Korupsi APD di Kemenkes

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal Imigrasi mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri. Ketiga pihak yang dicegah terdiri dari ; seorang orang dokter dan dua pihak swasta.

HOLOPIS FEEDS