HOLOPIS.COM, JAKARTA – Hari Tanpa Bra atau No Bra Day menjadi hari peringatan bagi wanita setiap tanggal 13 Oktober. Tapi, sobat Holopis pernah dengar apa kira-kira tujuannya?
Hari tersebut diadakan dalam rangka memperingati kepedulian terhadap bahaya kanker payudara. Namun, apa hubungannya tidak mengenakan bra dengan kanker payudara?
Ternyata, sebagaimana yang dikutip Holopis.com dari situs Halodoc, Kamis (13/10), terdapat beberapa manfaat yang bisa didapat dengan melepas bra, manfaat tersebut yakni sebagai berikut.
Melancarkan Peredaran Darah
Dengan melepas bra yang penggunaannya selalu ketat, tentu akan melancarkan aliran darah sekitar dada para wanita. Selain itu, jaringan otot dan kulit juga dapat mengencang.
Memudahkan Pernapasan
Tentu wanita sering merasakan ketidaknyamanan untuk bernapas ketika mengenakan bra. Ketika melepasnya, napas juga akan lebih bisa nyaman dan lega.
Tidur Lebih Nyaman
Ketika tidur, wanita memang disarankan untuk melepas bra. Dengan pernapasan dan sirkulasi darah yang lebih lancar, sobat Holopis akan mendapatkan tidur yang lebih berkualitas.
Mengencangkan dan Memperbesar Payudara
Dengan membiasakan melepas bra dalam jangka panjang, otot-otot payudara pun bisa lebih kencang dan membesar. Karena, otot pektoral dalam dada akan berusaha menahan gravitasi pada payudara yang menggantung secara alami. Pergerakan otot-otot tersebut pun akan mengencangkan payudara dan akan terlihat semakin terisi.
Rasa Nyeri PMS Berkurang
Salah satu hal yang sering dialami wanita ketika PMS (Pre-menstrual Syndrome) yaitu rasa nyeri pada payudara. Melepas bra dapat menjadi solusi untuk melepas rasa nyeri itu sehingga lebih nyaman beraktivitas.
Namun, menjaga kesehatan payudara tidak hanya dengan melepas bra. Penerapan pola hidup sehat juga perlu sobat Holopis lakukan, seperti olahraga yang teratur, hingga melakukan metode deteksi dini kanker payudara.

