HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bharada Richard Eliezer atau yang dikenal dengan Bharada E, mengaku sempat berdoa sebelum menghabisi Brigadir J dengan senjata api.
Pengakuan itu disampaikan kuasa hukumnya yakni Ronny Talapessy pada Kamis (8/9). Rony mengatakan, kliennya sempat pergi ke toilet dan berdoa sebelum berangkat ke rumah saksi bisu pembunuhan berencana tersebut.
“Klien saya turun ke bawah sempat ke toilet berdoa, klien saya lihat sudah persiapan jalan ke Duren Tiga. Iya sempat berdoa,” ucapnya.
Selanjutnya, Ronny turut menyatakan Bharada E tidak melihat proses skenario pembersihan darah yang dilakukan Ferdy Sambo kepada Brigadir J selepas eksekusi.
Pengacara berdarah Maluku itu menjelaskan, bahwa kliennya langsung meninggalkan tempat kejadian perkara dan merasa syok seusai pembunuhan keji tersebut.
“Klien saya engga lihat. Kan, dia syok waktu itu. Jadi enggak lihat,” tukasnya.
Seperti yang diketahui, Bharada E termasuk menjadi salah satu dalang dibalik pembunuhan berencana yang menimpa Brigadir Yosua Hutabarat atau yang dikenal dengan Brigadir J.

