Selasa, 25 Juni 2024
BerandaNewsPolhukamKomnas HAM akan Sinkronkan Keterangan Berbagai Pihak Terkait Investigasi Brigadir J

Komnas HAM akan Sinkronkan Keterangan Berbagai Pihak Terkait Investigasi Brigadir J

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Setelah bertemu dengan tim forensik autopsi jenazah Brigadir J, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengatakan bahwa mereka telah mendapatkan keterangan yang komprehensif dari tim Dokkes Polri.

“Beberapa hari yang lalu kami mengundang tim Dokkes (Kedokteran dan Kesehatan) datang kemari, dan sebagaimana dijanjikan tepat pada waktu itu datang dan sudah memberikan keterangan seluas-luasnya kepada Komnas HAM. Kalau nanti masih ada kami ingin tanya lagi, masih terbuka juga kesempatan,” ujar Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik di Komnas HAM, Senin (25/7).

Nantinya, keterangan yang didapat itu akan disinkronkan dengan keterangan yang didapatkan dari ahli dan keluarga Brigadir J untuk kemudian mereka kaji.

“Nanti hasil-hasilnya akan kami olah, kami padukan, kroscek analisisnya dengan hasil-hasil yang sebelumnya kami dapatkan baik dari pihak keluarga Almarhum Yoshua maupun dengan ahli yang kami undang,” jelas Taufan.

Penerbit Iklan Google Adsense

Komnas HAM menjelaskan, bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan yang independen melalui ahli-ahli yang terbiasa membantu pihaknya. Dari analisa para ahli itu, nantinya dapat membantu Komnas HAM dalam menyimpulkan hasil investigasinya.

“(Ahli) biasanya sebagai pendamping Komnas HAM dalam melakukan pekerjaan penyidikan. Supaya mempermudah kami untuk membuat kesimpulan, membuat rekomendasi dengan bantuan dari ahli itu,” terang Taufan.

Taufan menegaskan, Komnas HAM akan kumpulan semua bahan terkait investigasi kematian Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo. “Semua bahan-bahan sudah kami kumpulkan,” pungkas Taufan.

Temukan kami juga di Google News
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029
Sudaryono
BERITA LAINNYA

Yasonna Loly Ngaku Takut Ngumpetin Harun Masiku

Menkumham Yasonna H Laoly mengklaim dirinya tidak terlibat dalam upaya pelarian kader PDIP Harun Masiku.

Tindaklanjuti Putusan PT Jakarta, Gazalba Saleh Kembali Dijebloskan KPK ke Bui ? 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menindaklanjuti putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang membatalkan putusan sela majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang membebaskan Gazalba Saleh.

KPK Minta 3 Orang Dicegah Keluar Negeri Gegara Terseret Kasus Korupsi APD di Kemenkes

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal Imigrasi mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri. Ketiga pihak yang dicegah terdiri dari ; seorang orang dokter dan dua pihak swasta.

Hotman Sebut Banyak Masyarakat Khawatir Data Perbankan Kena Dampak Ransomware PDNS

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea mengaku mendapatkan pertanyaan banyak dari masyarakat pasca insiden Pusat Data Nasional Sementara yang diserang oleh peretas...

SYL Pastikan Firli Bahuri Terima Duit Rp1,3 M

Menteri Pertanian (Mentan) periode 2019-2023 Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengaku telah memberikan uang kepada mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri senilai total Rp1,3 miliar.

Serangan Ransomware Pusat Data Nasional Harus Jadi Bahan Evaluasi BSSN

Menurut Hasbil, justru pihak yang paling bertanggung jawab atas bobolnya data dari Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) tersebut adalah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

HOLOPIS FEEDS