Walau Melebur ke BRIN, Manajemen Kerja Eijkman Tak Boleh Berubah

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMKetua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof Zubairi Djoerban menyampaikan keprihatinannya atas leburnya Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Ia menilai, bahwa LBM Eijkman merupakan warisan ilmiah yang harus dilestarikan, diperkuat dan dirawat dengan baik.

Keprihatinan ini disampaikannya melalui akun Twitter-nya, @ProfesorZubairi. Prof Zubairi mengaku cemas melihat kondisi ini.

“Prihatin dan cemas melihat kondisi Eijkman dan orang di dalamnya saat ini. Eijkman adalah sejarah. Warisan ilmiah. Salah satu yang terbaik dengan banyak publikasi internasional. Sepatutnya dihormati,” kata Prof Zubairi, Minggu (2/1).

Oleh karena itu, ia pun berpesan kepada manajemen baru usai leburnya Eijkman dengan BRIN, agar sistem dan cara kerja lembaga Eijkman sudah terbukti itu tetap dipertahankan, apalagi sampai diperlemah.

“Manajemen baru harus mempertahankan cara kerja Eijkman yang sudah terbukti itu,” ujarnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU